MALILI — Himpunan Mahasiswa Batara Guru Luwu Timur (HAM-LUTIM) menyatakan sikap mendukung rencana pemerintah daerah menghadirkan investasi lewat pengembangan kawasan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili. Organisasi kemahasiswaan itu menilai kehadiran investasi berpotensi membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Ketua HAM Luwu Timur, Rishariyadi, menyampaikan bahwa keberadaan proyek strategis di kawasan Laoli bisa menekan angka pengangguran, terutama bila mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan. Menurutnya, jika investasi benar-benar terealisasi, dampak positif berupa terbukanya kesempatan kerja bagi warga akan langsung dirasakan, dan efek bergandanya ikut menggerakkan sektor ekonomi lokal.
Kendati demikian, dukungan tersebut disertai sejumlah catatan. Rishariyadi menegaskan pemerintah daerah tidak boleh hanya mengejar percepatan investasi, tetapi juga wajib menjadikan aspek lingkungan dan dampak sosial sebagai perhatian utama sejak tahap perencanaan. Ia menilai pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan serta kepastian bagi masyarakat terdampak.
HAM Luwu Timur pun mendorong pemerintah membuka ruang dialog sebelum proyek berjalan. Forum tersebut diharapkan melibatkan masyarakat, akademisi, pemerhati lingkungan, organisasi mahasiswa, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Rishariyadi berharap sebelum pelaksanaan dimulai, pemerintah menggelar pertemuan bersama seluruh pihak agar masyarakat memperoleh penjelasan utuh mengenai manfaat investasi, potensi dampak, hingga langkah-langkah mitigasi yang akan ditempuh.
Menurut Rishariyadi, komunikasi yang terbuka akan meminimalkan kesalahpahaman sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah ke depan.

