PT Vale Terus Bertumbuh dan Melangkah Maju Menuju Fondasi yang Lebih Kuat

Foto: PT Vale Indonesia (Morowali)

KABAR LUTIM — Kinerja PT Vale Indonesia Tbk (IDX: INCO) pada kuartal kedua 2026 menunjukkan tren positif. Produksi nikel dalam matte mencapai 16.153 metrik ton, sekitar 19 persen lebih tinggi dibandingkan 13.620 ton pada kuartal pertama, sehingga akumulasi enam bulan pertama tahun ini menjadi 29.773 ton.

Perusahaan menghubungkan pertumbuhan tersebut dengan tuntasnya proyek rekonstruksi Tanur Listrik 3 pada Juni lalu. Meski ekspansi berjalan, keselamatan kerja dan keandalan operasional tetap menjadi prioritas utama. Manajemen optimistis target produksi tahunan tercapai, terlebih dengan kondisi fundamental pasar nikel yang masih mendukung.

Dari tiga wilayah operasi — Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa — dua blok mencatat kinerja menonjol. Bahodopi menjual bijih nikel saprolit 1,07 juta wmt pada 2T26, naik dari 886 ribu wmt, dengan total semester pertama 1,96 juta wmt. Pomalaa melesat dari 89 ribu wmt menjadi 1,26 juta wmt, dan mengumpulkan 1,35 juta wmt sepanjang semester pertama. Ekspansi dua proyek ini memperkokoh langkah diversifikasi pendapatan perusahaan.

Sisi finansial juga membaik. Harga realisasi rata-rata nikel matte naik 4 persen menjadi AS$14.765 per ton, mengerek pendapatan 15 persen ke AS$290 juta. Biaya tunai pokok penjualan turun dari AS$10.382 menjadi AS$10.005 per ton, sementara biaya tunai per unit bijih nikel stabil di AS$21 per ton (Bahodopi) dan AS$7 per ton (Pomalaa).

Di lini hilirisasi, perusahaan menandai tonggak baru lewat kedatangan autoclave untuk Proyek HPAL Sambalagi, bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali. Perayaan BNSI Autoclave Delivery Ceremony digelar 22 Juli 2026 bersama GEM Co., Ltd dan EcoPro, dengan kehadiran Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan P Roeslani. Presiden Direktur dan CEO PT Vale, Bernardus Irmanto, menyebut kehadiran autoclave sebagai kemajuan penting dalam membangun rantai pasok bahan baku baterai dalam negeri. Perusahaan berencana terus mempercepat proyek HPAL untuk mengolah bijih limonit menjadi MHP, produk antara yang krusial bagi industri baterai kendaraan listrik global.

banner 728x250

banner 728x250