PT Vale Ajak Nelayan dan Pengguna Sungai Balantang Wujudkan SafetyForAll

MALILI — Biasanya, suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Malili dipenuhi kesibukan nelayan dan pedagang sejak pagi hari. Ikan-ikan hasil tangkapan diperjualbelikan, perahu datang dan pergi, sementara aktivitas ekonomi masyarakat berlangsung begitu dinamis.

Namun, Kamis (3/9/2026), suasana berbeda terlihat di TPI Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Setelah aktivitas pelelangan ikan berakhir sekitar pukul 10.00 Wita, kawasan tersebut justru kembali ramai. Kali ini bukan karena transaksi ikan, melainkan kegiatan edukasi tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan.

PT Vale Indonesia Tbk melalui unit Logistic Operation menggelar “Sosialisasi Pengguna Alur Sungai Malili Area PT Vale” sebagai bagian dari gerakan Cares in Action dengan mengusung kampanye #SafetyForAll.

Puluhan nelayan, pemilik perahu dan masyarakat pengguna Sungai Balantang tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan serius.

Bagi warga yang tinggal di sekitar Sungai Balantang, sungai memiliki arti yang sangat penting. Selain menjadi jalur transportasi, sungai juga menjadi tempat masyarakat mencari nafkah.

Di sisi lain, Sungai Balantang juga digunakan sebagai jalur aktivitas logistik PT Vale. Kondisi tersebut membuat semua pengguna sungai perlu memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya keselamatan.

Manager of Community Relation PT Vale, Miftahuddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk membangun kesadaran bersama.

Menurutnya, Sungai Balantang merupakan ruang yang digunakan oleh banyak pihak sehingga keselamatan harus menjadi perhatian utama bagi seluruh pengguna.

“Keselamatan adalah tanggung jawab kita semua. Mari bersama kita ciptakan perjalanan aman di Sungai Balantang,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diajak memahami sejumlah hal penting sebelum dan selama melakukan perjalanan menggunakan perahu.

Mulai dari penggunaan life jacket atau pelampung, menjaga kecepatan saat melintas, memastikan kondisi perahu dan mesin dalam keadaan baik, hingga pentingnya komunikasi yang jelas selama berada di perairan.

Para pengguna perahu juga diingatkan untuk tidak berlayar dalam kondisi berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba.

Tak hanya membahas keselamatan, kegiatan itu juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui ajakan “Bersama Menjaga, Sungai Tetap Bersih”, masyarakat diingatkan bahwa kebersihan Sungai Balantang memiliki hubungan langsung dengan kehidupan nelayan.

Sungai yang bersih akan menjaga ekosistem perairan tetap sehat dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil sungai dan laut.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Personel Polairud, jajaran TNI Angkatan Laut yang dipimpin Danpos AL Lampia, Dinas Kelautan dan Perikanan Luwu Timur, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa turut hadir.(*)

banner 728x250

banner 728x250