Momentum satu tahun kepemimpinan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Puspawati Husler tak sekadar menjadi ajang refleksi. Di hari penuh makna itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi menerima penyerahan sejumlah aset strategis dari PT Vale Indonesia—sebuah langkah yang menandai penguatan sinergi pemerintah dan dunia usaha demi pelayanan publik yang lebih optimal.
MALILI – Suasana syukuran satu tahun kepemimpinan Irwan Bachri Syam – Puspawati Husler (Ibas–Puspa), Jumat (27/2/2026), terasa istimewa. Selain dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim, momen tersebut juga ditandai dengan penyerahan aset milik PT Vale Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah Kartadinata, kepada Bupati Irwan Bachri Syam, disaksikan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat yang hadir.
Adapun aset yang diserahkan meliputi Pasar F dan Terminal, Terminal Bus Umum, Gedung Serbaguna, Lapangan Sepakbola Persesos, Lapangan Sepakbola Karebosi, Gedung F Gym, Eks Pelangi, Kantor Camat Nuha, Kantor Lurah Magani, Bumi Perkemahan Bumper, Lapangan Sepakbola Benteng, hingga Camp Malili.
Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Vale yang dinilai konsisten mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pengalihan aset tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat pelayanan publik dan pengembangan kawasan.
“Penyerahan aset ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam membangun daerah secara berkelanjutan,” ujar Irwan dalam sambutannya.
Ia menegaskan, aset-aset tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat serta memperkuat infrastruktur publik di berbagai wilayah Luwu Timur.
Momentum ini sekaligus menjadi refleksi satu tahun perjalanan pemerintahan Ibas–Puspa. Dalam kurun waktu tersebut, Pemkab Luwu Timur mengklaim telah menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti beasiswa pendidikan, Kartu Lansia, seragam sekolah gratis, layanan kesehatan, hingga transportasi sekolah.
Tak hanya itu, penguatan pelayanan publik hingga tingkat kecamatan dan desa serta pemberdayaan ekonomi berbasis desa melalui Program Pandu Juara juga terus digencarkan.
Dari sisi capaian makro, Pemkab Luwu Timur mencatat penurunan angka kemiskinan signifikan yang menempatkan daerah ini sebagai yang keempat terendah di Sulawesi Selatan. Selain itu, daya beli masyarakat meningkat sebesar 3,70 persen sepanjang tahun 2025.
Irwan menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah, termasuk dukungan dunia usaha.
“Kemajuan daerah hanya bisa dicapai melalui kolaborasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dan hari ini kita melihat contoh nyata bagaimana sinergi itu menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Syukuran satu tahun kepemimpinan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, jajaran OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Luwu Timur.(*)
