News  

Nuha Music Shelter Terima Bantuan Alat Musik, Ketua AMLT Risal Mujur: Komitmen PT Vale Dukung Musisi Lokal

NUHA – Asosiasi Musisi Luwu Timur (AMLT) resmi mengukuhkan Nuha Music Shelter (NMS) sebagai komunitas musik di bawah naungan AMLT untuk wilayah Kecamatan Nuha, Kamis (1/1/2026).

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan ekosistem musik di wilayah tersebut. Acara pengukuhan dirangkaikan dengan live musik serta serah terima bantuan alat musik dari PT Vale Indonesia kepada AMLT, yang selanjutnya disalurkan kepada NMS.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh nuansa kolaborasi antar berbagai pihak.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pendiri AMLT Boskey, Camat Nuha Arief Fadillah Amier, Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, perwakilan Departemen Eksternal PT Vale Indonesia Riyan, serta perwakilan FK PAS.

Dalam sambutannya, Camat Nuha Arief Fadillah Amier menyampaikan apresiasi kepada AMLT yang dinilainya telah menjadi wadah dan fasilitator terbaik bagi musisi di Kecamatan Nuha. Ia menilai kegiatan bermusik memiliki dampak positif bagi masyarakat dan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi ini. Apalagi kegiatan musisi sangat positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Nuha juga secara resmi menyerahkan fasilitas berupa bangunan di sekitar Kantor Desa Sorowako untuk dijadikan sekretariat sementara NMS.

“Pemerintah Kecamatan Nuha mendukung penuh eksistensi musisi selama kegiatannya positif. Untuk sementara silakan gunakan tempat sederhana itu. Semoga musisi semakin produktif dan ke depan bisa eksis hingga tingkat nasional bahkan internasional,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Departemen Eksternal PT Vale Indonesia, Riyan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan komunitas di Kabupaten Luwu Timur.

“Ini adalah bukti bahwa PT Vale terbuka untuk semua kalangan dan siap bersinergi serta berkolaborasi. Intinya adalah silaturahmi dan kesepahaman,” ungkap Riyan.

Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, turut menyampaikan rasa bangganya terhadap AMLT yang kini menaungi musisi di 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur.

“Saya tahu persis perjalanan AMLT dari awal pembentukannya. Banyak yang sempat mati suri, tetapi orang-orang yang bertahan dan terus menggerakkan musisi di Nuha ini patut diapresiasi,” ujarnya disambut tawa para musisi.

Ia berharap AMLT dan NMS menjadi wadah pemersatu lintas komunitas serta mampu menjangkau musisi hingga ke desa-desa terpencil.

“Sekarang eranya kolaborasi. Buat program yang bisa menyentuh saudara-saudara kita di desa-desa jauh dari perkotaan dan libatkan semua komunitas dalam kegiatan sosial,” harapnya.

Ketua AMLT, Risal Mujur, yang bertindak mengukuhkan NMS, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan potret sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Kita menciptakan ekosistem bersama. Pemerintah memberi ruang dan legalitas, musisi menghadirkan kreativitas, dan PT Vale hadir menjalankan tanggung jawab sosial melalui program CSR atau PPM,” jelasnya.

Risal Mujur juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, DPRD, serta PT Vale Indonesia atas dukungan yang telah diberikan kepada AMLT dan NMS.

“PT Vale telah mendukung pengukuhan AMLT, festival pelajar, kolaborasi dengan FK PAS, hingga bantuan alat musik. Ini bukti nyata komitmen PT Vale kepada musisi Luwu Timur. Semoga ke depan dukungan ini terus berlanjut,” pungkasnya.

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250