Masuk PPKM Level 3, Dinkes Luwu Timur Genjot Target Vaksinasi 70 Persen

MALILI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bakal melibatkan sejumlah pihak untuk menggenjot capaian target vaksinasi di Luwu Timur sebesar 70 persen.

Diketahui, Luwu Timur Saat ini masuk Level 3 PPKM, Naiknya level PPKM ini salah satu penyebabnya karena capaian vaksinasi yang masih rendah di Luwu Timur.

“Penyebanya karena capaian Vaksinasi Rendah, ini sekarang yang kita genjot target 70 persen Vaksinasi, “kata Ketua Tim Pelaksana Program Vaksinasi atau Penyuntikan Vaksin Covid-19 Luwu Timur, Andi Tulleng

Dikatakan Andi Tulleng, sesuai data Satgas Covid-19, Kasus Covid-19 di Luwu Timur sudah Melandai , itu terlihat beberapa hari terakhir ini tidak ada kasus.

Meski begitu, angka kasus tidak jadi indikator turun nya level PPKM, tak lain yang menjadi indikator capain Vaksinasi.

“Sedangkan Capai Vaksinasi kita di Luwu Timur ini baru mencapai sekitar 47 Persen dosis pertam dan 37 persen dosis kedua,”tandasnya

Dia berharap persetase capaian vaksinasi ini bisa mencapai angka 70 persen dibulan Desember nanti.

“Untuk mencapai itu semua pihak kita libatkan, mulai dari pemerintah Desa , kecamatan dan Seluruh perangkat Daerah Lainya,”katanya

Tidak hanya itu, pelayanan vaksinasi juga terus dilakukan baik di Dinas Kesehatan maupun di semua Puskesmas yang ada.

“termasuk melayani permintaan vaksinasi di sejumlah organisasi masyarakat, ini sekarang kita lakukan untuk mencapai target,”tambahnya

Dia mengharapkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dalam rangka menuju herd imunity sekaligus menurunkan kembali level PPKM di Luwu Timur.

“Ini juga penting, saya harap ada kesadaran masyarakat , jangan Takut untuk di vaksin, Karan beberapa kasus yang ditemukan rendah nya capaian vaksin karan warga tidak percaya,”katanya

Seperti diketahui, bahwa sejak tanggal 13 September 2021 lalu, pemerintah memutuskan untuk memasukkan indikator cakupan vaksinasi COVID-19 dalam evaluasi penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Kebijakan ini mampu meningkatkan laju vaksinasi di wilayah tersebut, khususnya vaksinasi bagi kelompok masyarakat lanjut usia atau lansia.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *