Kabar Baik untuk Program Lansia Lutim, Tahap 2 Ada 1.500 Penerima Bantuan Baru Akan Ditambahkan

MALILI– Program Lansia Luwu Timur untuk Tahun 2026 kembali akan Diperluas, Bupati Irwan Bahry Syam mengatakan ada tambahan sebanyak 1.500 lebih lagi Penerima dari total uji coba 3.000 lebih Penerima Program sebelumnya.

Itu disampaikan Bupati Luwu Timur Irwan Bahry Syam di Momentum syukuran Sekda defenitif Ramadan Pirade yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Sekda Luwu Timur, di Malili, Rabu (11/3/2026).

Bupati Irwan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) melalui perluasan program bantuan sosial.

“Saya sudah perintahkan ke pak sekda, pak kadis Sosial, kalau di bulan April awal nanti , kita berharap 3 bulan dari Januari, February dan Maret , orang tua kita yang berhak dan namanya terdata mendapatkan bantuan lansia ini segera lansung ditransfer ke rekening masing-masing Rp 3 Juta,”kata Irwan

Sementara untuk penambahan jumlah penerima program lansia , dari Pihak Bank Sulselbar otomatis akan menyiapkan akun baru lagi bagi orang tua kita yang berhak mendapatkan bantuan kartu lansia.

Irwan juga meminta kepada penerima yang betul berhak mendapatkan bantuan kartu lansia sesuai kategori 60 tahun ke atas, masuk kategori desil 1 sampai desil 5, jika hingga April nanti namanya tidak terdata segera laporkan.

“Segera Ki Laporan ke Dinas sosial, ke pak desa , pak lurah, kalau tidak sempat langsung lapor ke Pak Bupati, “kata Irwan

Bupati Irwan juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyaluran bantuan.

Ia menegaskan pentingnya memastikan seluruh bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Ia mengingatkan agar penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Bantuan harus langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Tidak boleh ada bantuan yang double dan semuanya harus sesuai dengan data,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas cakupan perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia yang membutuhkan perhatian lebih.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah mulai dari perangkat daerah, camat, lurah hingga kepala desa untuk aktif melakukan pengawasan.

Masyarakat pun diminta turut berperan dengan melaporkan jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam penyaluran bantuan.

“Kalau ada penyimpangan, segera laporkan kepada saya. Laporkan juga jika ada masyarakat yang memang berhak tetapi belum mendapatkan bantuan,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap program bantuan lansia dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(*)

banner 728x250

banner 728x250