News  

Bumper Sorowako Disiapkan Jadi Perkemahan Skala Nasional, Bupati Dorong Pramuka Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan

MALILI – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mempersiapkan pengembangan kawasan Bumi Perkemahan (Bumper) Sawerigading Sorowako menjadi pusat kegiatan Pramuka berskala nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan terkait proses penyerahan aset eks milik PT Vale kepada pemerintah daerah.

Bupati menyampaikan, tahun ini masih menjadi tahap transisi administrasi penyerahan aset yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Bumper Sorowako Kawasan tersebut sebelumnya berada di bawah pengelolaan perusahaan dan kini mulai diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dikembangkan lebih maksimal.

“Insyaallah paling lambat tahun depan proses administrasinya sudah rampung. Selama ini kalau mau digunakan untuk kegiatan, kita harus meminjam. Tetapi sekarang aset itu sudah mulai diserahkan kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi Bumper memiliki posisi yang sangat strategis dan menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan kepanduan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selama beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut dinilai kurang mendapat perhatian sehingga kondisinya membutuhkan pembenahan.

Namun setelah resmi menjadi aset pemerintah daerah, pihaknya berkomitmen melakukan revitalisasi secara bertahap agar kawasan itu bisa kembali aktif dan representatif.

“Ke depan kita ingin memodifikasi kawasan perkemahan ini menjadi bumper berskala nasional. Lokasinya sangat strategis dan nantinya bisa menjadi pusat kegiatan regional bahkan internasional,” katanya.

Bupati juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan agar rencana pengembangan kawasan tersebut segera terealisasi dan memberikan manfaat besar bagi daerah.

Selain menyoroti pengembangan Bumper Sorowako , Bupati turut menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Pramuka tidak hanya menjadi organisasi pendidikan karakter, tetapi juga harus tampil sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana, kegiatan sosial, maupun persoalan kemanusiaan lainnya.

“Dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, Pramuka harus terdepan. Dalam urusan kemanusiaan, kebencanaan, kesehatan dan sebagainya, Pramuka harus selalu hadir mengambil peran,” tegasnya.

Ia bahkan berharap ke depan Pramuka di Luwu Timur memiliki satuan tugas khusus yang siap bergerak membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan, baik di dalam daerah maupun di wilayah lain yang mengalami musibah.

“Kalau ada bencana, bukan hanya di Luwu Timur tetapi juga di daerah lain, Pramuka harus bisa ikut berperan. Kita ingin Pramuka menjadi kekuatan sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(*)

banner 728x250