MALILI – DPRD Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut sejalan dengan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Prestasi tersebut menjadi opini WTP ke-14 yang diraih Kabupaten Luwu Timur sekaligus yang ke-12 secara berturut-turut. Capaian ini mencerminkan konsistensi pemerintah daerah bersama DPRD dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketentuan perundang-undangan.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (2/6/2026).
Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, mengatakan keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pengelolaan keuangan yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, opini WTP bukan hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi juga menjadi tolok ukur meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan yang harus terus dipertahankan.
“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pengelolaan keuangan daerah tetap transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Harisah.
Ia menegaskan, DPRD akan terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan APBD agar setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Harisah berharap raihan opini WTP menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan disiplin administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang kembali mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan pelayanan publik yang efektif, efisien, serta akuntabel.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, juga menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya opini WTP. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang didukung DPRD serta seluruh pihak yang berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

