SOROWAKO – Produk kerajinan berbahan serat alam Teduhu kini dipersiapkan menjadi bagian dari wajah ekonomi kreatif di kawasan wisata Sorowako. Melalui Pelatihan Vokasional Kerajinan Anyaman Serat Alam Teduhu yang berlangsung pada 8–12 Mei 2026, masyarakat dibekali keterampilan untuk menghasilkan produk lokal yang memiliki nilai jual dan mampu menembus pasar wisata.
Memasuki hari ketiga pelatihan, Sabtu (10/5/2026), puluhan peserta yang didominasi ibu rumah tangga dan pemudi tampak antusias mengikuti setiap sesi di Gedung Matano Player. Mereka belajar mengolah serat alam Teduhu menjadi berbagai produk kerajinan, mulai dari tas, wadah multifungsi, hingga dekorasi yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Luwu Timur dan PT.Vale . sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM lokal sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata di Sorowako.
Instruktur pelatihan, Bustam Efendi, memberikan pendampingan langsung kepada peserta agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memiliki standar kualitas yang siap dipasarkan.
Kepala Bidang Perindustrian, Nirmala Sari, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan produk UMKM lokal agar dapat hadir di pusat-pusat kunjungan wisata.
“Potensi bahan lokal harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Ketika kualitas produk meningkat, peluang masuk ke pasar wisata dan pasar yang lebih luas juga terbuka,” ujarnya.
Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata di Sorowako harus diikuti dengan hadirnya produk khas daerah yang mampu menjadi oleh-oleh maupun identitas ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Dengan terus berkembangnya fasilitas dan destinasi wisata di Sorowako, kerajinan Teduhu dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi produk unggulan daerah.
Selain memanfaatkan kekayaan alam lokal, produk tersebut juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah bersama PT Vale berharap lahir pelaku usaha baru yang mampu memproduksi kerajinan berkualitas, sehingga produk Teduhu tidak hanya dikenal di Luwu Timur, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Sorowako.
Program tersebut menjadi langkah nyata menghubungkan potensi sumber daya alam, kreativitas masyarakat, dan sektor pariwisata dalam membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dengan demikian, produk-produk lokal Teduhu diharapkan dapat segera menghiasi kawasan wisata Sorowako sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Luwu Timur.(*)

