WASUPONDA -Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Temu Konstituen dalam rangka Reses Perseorangan Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026, Sabtu (15/8/2026).
Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) I Malili–Wasuponda, Erni Malape, S.P., hadir langsung menyapa masyarakat Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda.
Pertemuan yang dihadiri mayoritas kaum ibu dan tokoh masyarakat tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi warga menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
“Temu konstituen ini adalah waktunya kita bertemu, bersilaturahmi, dan menyampaikan apa yang menjadi kendala atau masalah di tengah masyarakat,” ujar Erni di hadapan warga.
Dalam kesempatan itu, Erni menyoroti sejumlah kebutuhan pembangunan, khususnya terkait infrastruktur jalan desa dan penerangan jalan umum (PJU).
Ia memastikan akan turun langsung melihat kondisi sejumlah titik yang menjadi perhatian masyarakat.
“Terkait program fisik, khususnya akses jalan desa dan lampu jalan, saya akan turun mengecek langsung titik-titiknya di Desa Balambano. Sampaikan kepada kami jalan mana saja yang perlu diusulkan untuk pengaspalan agar bisa dimasukkan dalam catatan prioritas reses,” tegasnya.
Erni mengatakan, Desa Balambano menjadi salah satu lokasi utama yang dikunjunginya dalam agenda reses kali ini dari sejumlah desa yang berada di Dapil Malili–Wasuponda.
Menurutnya, reses bukan hanya menjadi agenda formal anggota DPRD, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengar secara langsung kondisi masyarakat.
“Saya memilih reses di sini karena saya selalu memikirkan bagaimana kondisi saudara-saudara saya. Salah satu cara untuk menyerap aspirasi tersebut adalah dengan saling berkunjung dan duduk bersama seperti sekarang,” tambahnya.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut selanjutnya akan dirangkum dalam laporan hasil reses DPRD Luwu Timur. Aspirasi itu diharapkan dapat diperjuangkan untuk mendapat intervensi melalui anggaran pembangunan daerah sesuai skala prioritas.

