MALILI– Pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Luwu Timur berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Tahun ini, sebanyak 2.216 ekor hewan kurban disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat di 11 kecamatan se-Luwu Timur.
Ribuan hewan kurban tersebut terdiri dari 2.029 ekor sapi dan 187 ekor kambing yang berasal dari masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan, masjid, hingga tokoh masyarakat.
Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan tingginya semangat berbagi masyarakat Luwu Timur saat Iduladha.
Tahun ini, Bupati Luwu Timur Irwan Bahry Syam bersama keluarga menyerahkan sebanyak 10 ekor sapi kurban yang disalurkan ke sejumlah masjid dan wilayah di Kabupaten Luwu Timur.
Tidak hanya itu, bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia juga turut hadir di Bumi Batara Guru. Seekor sapi kurban bantuan Presiden diserahkan kepada masyarakat Luwu Timur sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah dalam momentum Hari Raya Iduladha.
Pejabat Fungsional Medik Veteriner Dinas Pertanian Luwu Timur, Ir. Sukma RS, S.Pt, mengatakan bahwa seluruh proses penyembelihan hewan kurban mendapat pengawasan langsung dari tim kesehatan hewan dan petugas veteriner guna memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.
“Pemeriksaan dilakukan mulai dari antemortem hingga postmortem agar hewan yang disembelih benar-benar sehat dan memenuhi syariat,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun, Kecamatan Towuti menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak dengan 616 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Disusul Kecamatan Malili sebanyak 263 ekor sapi dan 19 ekor kambing, kemudian Kecamatan Tomoni dan Wotu masing-masing mencapai 175 ekor sapi.
Sementara itu, Kecamatan Nuha tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kambing kurban terbanyak yakni 85 ekor. Selain masyarakat umum, partisipasi OPD lingkup Pemkab Luwu Timur juga cukup tinggi.
Puluhan sapi kurban disalurkan oleh berbagai instansi pemerintah sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Momentum Iduladha tahun ini pun tidak hanya menjadi simbol ibadah dan ketakwaan, tetapi juga mempererat solidaritas sosial antarwarga. Daging kurban dibagikan kepada masyarakat kurang mampu, kaum dhuafa, serta warga di berbagai pelosok desa.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semangat berbagi dan kebersamaan dalam Iduladha dapat terus terjaga dan menjadi budaya sosial yang memperkuat hubungan antar masyarakat di daerah berjuluk Bumi Batara Guru tersebut.(*)

