MALILI – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat sektor transportasi dengan merealisasikan sejumlah program prioritas yang telah dicanangkan sejak 2025. Program yang masuk dalam Kegiatan Prioritas (KP) 1 kepala daerah ini mencakup penyediaan bus sekolah, pengembangan terminal, hingga peningkatan infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara.
Memasuki tahun 2026, berbagai program tersebut kembali dipacu guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat sekaligus mendorong konektivitas antarwilayah.
Kepala Dinas Perhubungan Luwu Timur, Syahmuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya melanjutkan sejumlah program prioritas, termasuk penambahan armada bus sekolah.
“Tahun ini kembali dilaksanakan penambahan bus sekolah. Saat ini sudah memasuki tahapan proses, termasuk penerbitan surat pesanan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Di sektor transportasi darat, pembangunan Terminal Tipe C Malili yang telah dimulai pada tahun sebelumnya juga kembali dilanjutkan. Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi terminal serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
“Terminal Malili akan kembali disentuh tahun ini agar lebih maksimal dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat,” jelas Syahmuddin.
Sementara itu, pada sektor transportasi laut, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Waru-Waru. Selain itu, pengawasan operasional pelabuhan juga diperketat guna memastikan seluruh aktivitas berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan.
Tak hanya itu, pengembangan transportasi udara juga mulai dipersiapkan. Pemerintah daerah merencanakan pembangunan fasilitas pendaratan dan lepas landas helikopter (helipad). Saat ini, dokumen awal berupa studi kelayakan (Feasibility Study/FS) telah tersedia.
“Kami juga merencanakan pembaruan Dokumen Rencana Induk Bandara (RIB), serta penyusunan dokumen teknis lanjutan seperti Detail Engineering Design (DED), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN),” terangnya.
Hingga kini, tahapan pengembangan transportasi udara masih berada pada proses pembaruan dokumen RIB sebagai bagian dari persiapan penyusunan dokumen teknis lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap, penguatan program transportasi ini mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(*/)

