Dari PT Pomu Hingga Ford, Bupati Irwan Bidik Luwu Timur Jadi Pusat Industri Baru

“Kehadiran investor besar dinilai akan membuka lapangan kerja dan memperkuat posisi Luwu Timur sebagai daerah industri berbasis nikel”

MALILI– – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan optimisme besar terhadap kehadiran PT Pomu yang dinilai akan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat.

Irwan menegaskan, jika seluruh tahapan investasi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan manajemen perusahaan, maka dampak ekonomi yang dihasilkan akan sangat signifikan bagi Luwu Timur.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama manajemen PT Pongkeru Mineral Utama (POMU) di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Selasa (17/3/2026).

“Kalau ini berjalan sesuai skedul yang dijalankan manajemen PT Pomu, saya yakin dan percaya ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah, provinsi, maupun pusat,” ujar Irwan.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal kehadiran investasi tersebut demi kemajuan daerah. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga akan terus mendorong percepatan tahapan eksplorasi hingga masuk ke fase produksi.

Menurut Irwan, percepatan ini sangat penting untuk mendukung pengembangan kawasan industri di Lampia yang menjadi salah satu fokus pembangunan strategis daerah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi investasi yang masuk, khususnya di kawasan industri Lampia, dengan tetap memberikan dukungan terhadap keberlangsungan investasi yang membawa manfaat jangka panjang.

“Investasi yang masuk harus kita sambut dengan baik. Karena kemajuan dan kemakmuran daerah sangat bergantung pada investasi yang hadir di wilayah kita,” jelasnya.

Selain PT Pomu, Irwan juga mengungkapkan adanya rencana investasi besar lainnya di kawasan industri Lampia, termasuk dari PT IHIP yang akan membangun pabrik baterai kendaraan listrik. Proyek tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam pengembangan industri hilir berbasis nikel.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, sekitar 50 persen cadangan nikel dunia, termasuk jenis limonit, disebut berada di wilayah Luwu Timur. Potensi besar ini, menurut Irwan, harus dimanfaatkan secara optimal agar tidak justru dinikmati oleh daerah lain.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa produsen otomotif global, Ford Motor Company, dikabarkan akan segera beroperasi di Luwu Timur melalui kerja sama dengan PT Vale Indonesia Tbk.

Ford disebut akan membangun fasilitas perakitan mobil di wilayah tersebut, setelah menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Vale.

“Ini informasi yang kami terima langsung dari PT Vale. Mereka sudah melakukan penandatanganan kontrak dan akan membangun pabriknya di sini,” ungkap Irwan.

Ia menilai, jika seluruh rencana investasi tersebut terealisasi, Luwu Timur berpotensi menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia.

Kehadiran industri besar, termasuk sektor otomotif global, diyakini akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong tumbuhnya industri turunan di kawasan industri Lampia.

Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses investasi agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Luwu Timur.(*)

banner 728x250