Hukrim  

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Petani di Towuti Tewas Ditebas Adik Ipar

FOTO: Tampak Pelaku HL telah diamankan di Mapolres Luwu Timur guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

LUWU TIMUR – Tragedi berdarah terjadi di Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Seorang petani berinisial AM (50) tewas setelah lehernya ditebas parang oleh adik iparnya sendiri, HL (34), Selasa malam (20/1/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah korban yang berada di Dusun Tomi Beta, Desa Loeha. Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kejadian bermula dari cekcok rumah tangga antara korban AM dengan istrinya, RT (37).

Dalam pertengkaran tersebut, korban diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya menggunakan sebilah parang hingga menyebabkan luka di tangan kanan RT.

“Melihat kakaknya terluka, pelaku yang saat itu berada di kolong rumah spontan naik ke atas rumah,” ungkap Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Andi Muh. Taufik, Rabu dini hari (21/1/2026).

Saat tiba di teras rumah, HL mendapati kakaknya dalam kondisi terluka. Diliputi emosi dan kepanikan, pelaku kemudian mengambil parang yang tergeletak di teras rumah dan langsung menebas leher korban.

Tebasan tersebut menyebabkan luka terbuka parah di bagian leher korban hingga AM meninggal dunia di tempat kejadian.

Petugas Satreskrim Polres Luwu Timur yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku.

Saat ini HL telah diamankan di Mapolres Luwu Timur guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Diketahui, korban dan pelaku sama-sama berprofesi sebagai petani dan tinggal di wilayah yang sama. Hubungan keluarga yang seharusnya menjadi ikatan justru berakhir dengan tragedi yang mengundang duka mendalam bagi warga sekitar.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, untuk dimakamkan.(*)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250