Bupati Irwan Tawarkan Solusi: Dialog Bersama Warga di Lahan PSN Lampia

MALILI – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam (Ibas), turun langsung melakukan negosiasi dengan warga yang masih bertahan di areal Kawasan Industri milik Pemda yang berlokasi di Desa Harapan Lampia, Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Lahan tersebut telah ditetapkan sebagai lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan Kawasan Industri Terintegrasi oleh PT Indonesia Hualy Industrial Park (IHIP). Namun, hingga kini masih terdapat beberapa warga yang memilih bertahan di dalam kawasan tersebut.

Negosiasi dilakukan langsung di rumah kebun semi permanen milik Irwan, salah satu warga yang masih menempati lahan yang ditetapkan menjadi kawasan industri.

Bupati Irwan Bachri Syam didampingi Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, Ketua DPRD ,Ober Datte, Camat Malili, Hasimning, serta Kepala Desa Harapan, Mustakim. Proses dialog berlangsung cukup lama dan berjalan secara terbuka.

Meski demikian, hasil dari pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan final. negosiasi masih berkutat pada pembahasan nilai tanaman dan bangunan yang akan mendapatkan ganti rugi melalui kebijakan kerohiman pemerintah daerah.

Irwan, pemilik kebun saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hasil pembicaraan dengan Bupati akan kembali dibahas bersama keluarga sebelum mengambil keputusan akhir.

“Dari hasil negosiasi ini, kami diberi waktu sekitar 3× 24 jam untuk kembali memusyawarahkan bersama keluarga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam penyampaian Bupati, tidak ada pengakuan hak kepemilikan atas lahan karena statusnya milik pemerintah daerah. Namun demikian, komunikasi tetap dibuka dan negosiasi akan terus berlanjut.

“Langkah ini baik untuk masyarakat maupun pemerintah. Harapan kami, kami tidak dirugikan, mengingat kami sudah bertahun-tahun berusaha dan mencari nafkah di lokasi ini. Jerih payah kami perlu dipertimbangkan,” katanya.

Terkait kompensasi, Irwan menyebut belum ada nilai pasti yang disepakati. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya tidak semata-mata berbicara soal nominal.

“Intinya kami tidak ingin terlalu dirugikan. Selain itu, tadi Pak Bupati juga menyampaikan soal pemberdayaan masyarakat ke depan. Jika PT IHIP berjalan, masyarakat Lampia dijamin menjadi prioritas tenaga kerja,” tambahnya.

Irwan juga menyampaikan apresiasi atas sikap Bupati Luwu Timur yang turun langsung menemui warga.

“Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati datang langsung melihat kondisi warga dan berdialog di rumah kami,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa hasil musyawarah keluarga akan disampaikan kembali kepada Bupati paling lambat dua hari ke depan.

“Apapun hasilnya nanti, tetap akan ada komunikasi dan negosiasi sampai ditemukan kesepakatan,” tutup Irwan.(*)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250