LUWU TIMUR – Modus penipuan yang mengatasnamakan PT Vale Indonesia kembali marak terjadi. Beragam cara digunakan pelaku, mulai dari penyebaran lowongan kerja palsu hingga permintaan sejumlah uang dengan dalih proses administrasi atau kegiatan resmi perusahaan.
Manajemen PT Vale Indonesia menegaskan bahwa perseroan tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun pada setiap tahapan rekrutmen maupun aktivitas resmi lainnya. Informasi yang menyebut adanya pembayaran untuk kelulusan seleksi, administrasi, atau keperluan lain dipastikan tidak benar.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat, khususnya para pencari kerja dan mitra, agar lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Pastikan hanya mengakses dan mempercayai informasi yang disampaikan melalui kanal resmi perusahaan,” demikian imbauan yang disampaikan kepada publik.
PT Vale Indonesia menegaskan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat tindakan penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur tawaran yang menjanjikan kelulusan instan atau meminta transfer sejumlah dana.
Perusahaan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman, cerdas, dan bertanggung jawab, serta aktif melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mencatut nama perusahaan.
Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan praktik penipuan serupa dapat dicegah dan tidak lagi memakan korban.(*)
