Pembangunan Jalan di Luwu Timur Melonjak 4 Kali Lipat: 2026 Siap Perluas Pembangunan Jalan hingga 38 Km

FOTO: Ilustrasi IA

LUWU TIMUR-  Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatatkan capaian impresif di sektor infrastruktur sepanjang tahun 2025. Tidak hanya memenuhi target, realisasi pembangunan jalan bahkan melampaui rencana yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Timur, target pembangunan jalan yang semula hanya sepanjang 6 kilometer berhasil dilampaui secara signifikan dengan realisasi mencapai 25,62 kilometer.

Capaian ini menunjukkan lonjakan lebih dari empat kali lipat dari target awal, sekaligus menjadi indikator kuat percepatan pembangunan di daerah tersebut.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Luwu Timur, Hendro Prabowo, ST, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Dari target sebanyak 3 unit jembatan, seluruhnya berhasil direalisasikan 100 persen pada tahun 2025,” ujar Hendro, Selasa (7/4/2026).

Selain pembangunan jalan, sektor infrastruktur jembatan juga menunjukkan kinerja optimal. Seluruh target pembangunan jembatan yang direncanakan pada tahun 2025 berhasil diselesaikan tanpa kendala berarti, memperkuat konektivitas antarwilayah di Luwu Timur.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak berhenti pada capaian tersebut. Melalui Kegiatan Prioritas 1 (KP1) kepala daerah, target pembangunan kembali ditingkatkan secara signifikan.

Dalam rencana kerja organisasi perangkat daerah (OPD) tahun ini, pembangunan jalan ditargetkan mencapai 38 kilometer. Proyek tersebut akan tersebar di sejumlah titik strategis guna mendorong percepatan pembangunan wilayah serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan umum ini tersebar di beberapa titik di Luwu Timur, guna percepatan pembangunan dan perkembangan wilayah,” jelas Hendro.

Tak hanya jalan, pembangunan jembatan juga tetap menjadi fokus utama. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan jembatan dengan total panjang mencapai 60 meter.

Menurut Hendro, keberadaan infrastruktur jembatan sangat vital dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa yang menjadi penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat.

“Infrastruktur jembatan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antar wilayah serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa,” tambahnya.

Dengan capaian yang melampaui ekspektasi pada tahun sebelumnya, pemerintah daerah optimistis target ambisius di tahun 2026 dapat direalisasikan. Perencanaan yang matang, dukungan lintas sektor, serta komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

Lebih jauh, pembangunan infrastruktur yang masif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

“Dengan perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak, pembangunan infrastruktur diharapkan terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Hendro.

banner 728x250

banner 728x250