Kisah Haru Nenek Jahira 102 : Rumah Nyaris Roboh, Harapan Datang Saat Bupati Irwan Tiba

LUWU TIMUR – Sebuah pemandangan yang mengharukan terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Kalaena, Selasa (10/03/2026). Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, datang langsung mengunjungi seorang warga lanjut usia bernama Jahira yang telah berusia 102 tahun dan hidup sebatang kara di rumah yang nyaris roboh.

Di usia yang telah melewati satu abad, Jahira menjalani hari-harinya seorang diri. Suami dan anaknya telah lama meninggal dunia, meninggalkannya dalam kesunyian. Rumah yang ia tempati pun jauh dari kata layak—dindingnya rapuh, atapnya mulai rusak, dan bangunannya tidak lagi berdiri kokoh.

Melihat langsung kondisi tersebut, Bupati Irwan tak bisa menyembunyikan rasa prihatin. Dengan penuh empati, ia memastikan pemerintah daerah akan segera turun tangan membantu memperbaiki kehidupan Jahira.

“Dalam waktu dekat ini rumah Nenek akan diperbaiki, supaya Nenek bisa tinggal dengan nyaman,” ujar Bupati Irwan dengan nada penuh kepedulian.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga akan membangun hunian sementara tepat di samping rumah Jahira. Hal ini dilakukan agar nenek Jahira tetap memiliki tempat tinggal selama rumah lamanya dibongkar dan dibangun kembali menjadi rumah yang layak huni.

“Jadi rumahnya Nenek akan dibongkar dan dibangun ulang. Nantinya juga akan dibuatkan toilet di dalam rumah, supaya Nenek tidak lagi keluar rumah untuk mandi,” tambahnya.

Ucapan itu seolah menjadi secercah harapan bagi Jahira. Dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, ia mengaku tidak pernah menyangka akan dikunjungi langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur.

“Terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Semoga bapak Bupati selalu diberikan kesehatan,” ucap Jahira penuh haru.

Selain bantuan bedah rumah, Jahira juga telah menerima dukungan dari program Kartu Lansia, sebuah program bantuan yang diprioritaskan bagi warga lanjut usia. Melalui program ini, para penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta setiap bulan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

Kunjungan Bupati Irwan ini menjadi bukti bahwa kehadiran seorang pemimpin bukan hanya di balik meja kerja, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Di rumah sederhana yang hampir roboh itu, harapan baru kini mulai tumbuh bagi Jahira. Setelah puluhan tahun menjalani hidup dalam kesederhanaan dan kesendirian, ia akhirnya mendapatkan perhatian dan janji sebuah rumah yang layak untuk menghabiskan masa tuanya dengan lebih nyaman dan bermartabat.(*)

banner 728x250