MALILI – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa hangat di depan Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur, Senin (23/2/2026). Melalui kegiatan Employee Volunteering, para pegawai turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Ramadan sekaligus wujud kepedulian insan BPJS Ketenagakerjaan terhadap masyarakat sekitar. Dengan penuh semangat dan senyum ramah, para pegawai membagikan takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan saat azan magrib hampir tiba.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur, Rahmatia Arsad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nilai kepedulian sosial dan kebersamaan yang terus ditanamkan di lingkungan kerja.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat empati dan kolaborasi di kalangan pegawai. Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Rahmatia.
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para pegawai yang terlibat langsung dalam aksi sosial tersebut.

Para pengendara yang menerima takjil tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan. Kehadiran pegawai BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat dinilai membawa pesan positif serta mempererat hubungan antara lembaga dan warga di Kabupaten Luwu Timur.
“Selain mempererat tali silaturahmi, harapan kami semoga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi semuanya, pegawai BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat Luwu Timur, dan semua pihak tanpa terkecuali. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan membantu masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan lancar,” tambah Rahmatia.
Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memperkuat budaya kepedulian, kebersamaan, dan kebermanfaatan di lingkungan kerja maupun masyarakat sekitar.(*)
