LUWU TIMUR – Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Ober Datte, berharap Pekan Expo Koperasi dan UMKM (K-UMKM) Sulawesi Selatan 2026 tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi mampu melahirkan kerja sama bisnis dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Harapan itu disampaikan Ober Datte usai menghadiri penutupan Pekan Expo K-UMKM Sulsel 2026 di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu malam (10/10/2026).
Menurutnya, expo yang mempertemukan pelaku usaha dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tersebut merupakan peluang strategis untuk memperkenalkan produk unggulan, membangun jejaring bisnis, dan membuka akses kemitraan yang lebih luas.
“Kita berharap kesempatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan promosi selama expo berlangsung, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama usaha, perluasan jaringan distribusi, dan peningkatan pemasaran produk lokal ke pasar yang lebih luas,” tuturnya.
Ober menegaskan, dampak penyelenggaraan expo seharusnya dapat dirasakan pelaku koperasi dan UMKM bahkan setelah kegiatan berakhir. Karena itu, tindak lanjut berupa kemitraan usaha dan perluasan distribusi produk menjadi hal penting agar peluang yang terbuka selama expo tidak berlalu begitu saja.
Ia juga mendorong pelaku UMKM di Luwu Timur terus meningkatkan kualitas produk, inovasi, serta profesionalisme pengelolaan usaha agar mampu menjawab kebutuhan konsumen dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Di sisi lain, dukungan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan dunia usaha dinilai penting untuk memperkuat akses permodalan, pendampingan usaha, serta pemasaran produk.
Menurut Ober, penguatan koperasi juga perlu berjalan beriringan dengan pengembangan UMKM. Koperasi diharapkan dikelola secara profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya, sedangkan UMKM didorong tumbuh menjadi usaha yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Pekan Expo K-UMKM Sulsel 2026 berlangsung pada 6–10 Oktober 2026. Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, serta dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati Puspawati Husler, sejumlah kepala daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rangkaian penutupan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga menerima penghargaan atas capaian pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Sebanyak 77 gerai Koperasi Desa Merah Putih di Luwu Timur dilaporkan telah rampung 100 persen. Dari jumlah tersebut, 68 gerai telah didukung kendaraan operasional.
Capaian ini menjadi salah satu modal untuk memperkuat kelembagaan koperasi di daerah. Namun, keberlanjutan manfaatnya tetap bergantung pada pengelolaan yang baik, aktivitas usaha yang produktif, serta kemampuan koperasi memenuhi kebutuhan anggotanya dan masyarakat.
Ober berharap, momentum Pekan Expo K-UMKM Sulsel 2026 dapat menjadi pijakan untuk memperkuat ekosistem usaha di Luwu Timur. Dengan kolaborasi dan tindak lanjut yang nyata, koperasi dan UMKM diharapkan semakin berdaya saing sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

