Sorowako Jadi Etalase UMKM Sulsel, 23 Kabupaten/Kota Unjuk Produk Unggulan

SOROWAKO– Pekan Expo Koperasi UMKM 2026 dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi dibuka di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (6/10/2026).

Pembukaan berlangsung meriah, Ribuan masyarakat turut memadati lokasi kegiatan yang menjadi ajang promosi berbagai produk unggulan koperasi dan UMKM dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Sebanyak 23 kabupaten/kota di Sulsel ikut ambil bagian dengan mendirikan stan pameran. Berbagai produk unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan dan kerajinan hingga produk olahan UMKM, diperkenalkan kepada masyarakat dan para pengunjung.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan rasa bangganya karena Luwu Timur dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Expo Koperasi UMKM 2026.

“Selamat datang para tamu dari 23 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kami bangga Luwu Timur dipercaya menjadi tuan rumah,” ujar Irwan dalam sambutannya.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi momentum bagi Luwu Timur untuk memperkenalkan berbagai potensi dan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.

Ia menilai koperasi memiliki peran penting sebagai lembaga ekonomi yang dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

“Kehadiran koperasi harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Irwan juga memaparkan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa.

Salah satunya melalui program Pandu Juara yang mendorong pengembangan komunitas unggulan di setiap desa dengan menghubungkan potensi desa ke dalam rantai ekonomi.

Pemkab Luwu Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk 33 desa sebagai percontohan program tersebut.

Potensi yang dikembangkan mencakup sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan berbagai usaha unggulan lainnya. Pemerintah juga menyiapkan akses pasar agar produk masyarakat dapat berkembang dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Dari desa kita bangun komunitas, dari UMKM kita tingkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Irwan.

Ia berharap Pekan Expo Koperasi UMKM 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jaringan usaha, membuka akses pasar dan meningkatkan daya saing UMKM lokal.

Menurutnya, UMKM harus menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang tumbuh bersama masyarakat.

“Melalui Pekan Expo Koperasi UMKM 2026 ini, kita ingin tumbuh bersama masyarakat. UMKM harus menjadi kekuatan ekonomi lokal,” katanya.

Selain pengembangan UMKM, Pemkab Luwu Timur juga mendorong program yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat melalui program Sabtu Sehat.

Program tersebut diharapkan turut mendukung produktivitas pelaku UMKM. “Kalau masyarakat sehat, UMKM kita juga jaya,” ujarnya.(*)

banner 728x250

banner 728x250