Alokasikan Rp 672 Juta  Bantuan Keuangan Parpol di DPRD, Golkar Terbanyak PBB Paling Sedikit

Rabu, 16 November 2022 | 11:53 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik

KABARLUTIM.COM,MALILI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur melalui Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memberikan bantuan keuangan untuk partai politik (parpol).

Bantuan keuangan yang diberikan tiap tahun ini untuk parpol yang memperoleh kursi di DPRD Luwu Timur.

Ini berdasarkan lampiran keputusan Bupati Luwu Timur nomor 28/1-01/1 tahun 2022  tentang pemberian bantuan keuangan kepada parpol yang mendapatkan kursi di DPRD Luwu Timur periode 2019-2022, tahun anggaran 2022.

“Besaran dana yang diterima tiap parpol tergantung dari banyaknya suara parpol,”kata Kepala Kantor Kesbangpol Luwu Timur, Guntur Hafid saat dikonfirmasi kemarin.

Setiap suara yang diraih Partai Politik (parpol) dihargai Rp 4.647,00  itu sesuai data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanpol) Luwu Timur.

Secara jumlah kursi yang diperoleh di DPRD Luwu Timur,  Partai Golkar paling banyak mendapat bantuan keuangan dan paling sedikit adalah PBB.

Adapun  besaran bantuan keuangan kepada parpol yang mendapatkan kursi DPRD Luwu Timur.

Diantaranya, Partai  Golkar memperoleh bantuan kuangan parpol Rp 153.759.936  dengan hasil  (33.088 suara). Ada (7 kursi) di DPRD.

Selanjutnya, Partai Nasdem Rp 104.264.739 dengan hasil  (22.437 suara). Ada 4 kursi di DPRD.

Partai PAN Rp 84.389.520 (18.160 suara) dengan perolehan 4 kursi. PDIP Rp 76.076.037 (16.371 suara) ada 3 kursi di DPRD. Partai  Gerindra Rp 68.910.363 total  (14.829 suara) Ada 4 kursi di DPRD.

Kemudian , Partai Demokrat Rp 53.514.852 (11.516 suara) 2 kursi ,  Hanura Rp 51.549.171 (11.093) suara,ada 3 kursi di DPRD.

PKS 46.576.881 (10.023 suara) 1 kursi,  PKB Rp 21.622.491 (4.653 suara) 1 kursi dan  PBB Rp 11.780.145 (2.535 suara) 1 kursi.

Adapun total dana bantuan keuangan parpol Rp 672.444.135 untuk total 144.705 total suara 10 parpol.(*)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT