DPRD Lutim Sebut  IPAM di Kelola Perumda Waemami Ternyata Bukan Aset Daerah

Kamis, 24 Maret 2022 | 13:28 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik

KABARLUTIM.COM,MALILI– Semua Intalasi Pengolahan Air Minum ( IPAM ) yang ada di Perumda Waemami Kabupaten Luwu Timur bukan aset daerah .

Melainkan milik Balai Besar Pompengan – Jeneberang . Inilah yang menghambat Perumdam Waemami Luwu Timur untuk berbuat maskimal dalam mengatasi semua persoalan terkait pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Itu disampaikan I wayana Suparta Komisi III DPRD Luwu Timur ketika dikonfirmasi, Wartawan Kamis ( 24 /03/2022 ) .

Dikatakan I Wayana , Ini terbongkar setelah Komisi III DPRD Luwu Timur melakukan rapat koordinasi dengan Perumdam Waemami , baru-baru ini di ruang Komisi III .

Dimana dalam pertemuan tersebut direktur Perumdam Waemami Andi Maryam secara transparan memetakan semua persoalan yang dihadapi Perumdam Waemami yang ada di Luwu Timur .

”Dari pertemuan itu kami baru tahu kalau IPAM yang ada selama ini bukan aset Pemda Lutim , melainkan Aset Balai Besar Pompengan – Jeneberang , dalam kondisi seperti ini tentulah Perumdam Waemami tidak bisa maksimal,”

“jadi serba salah , mau kita anggarkan bukan kita punya aset , salah-salah bisa jadi temuan , mengharapkan Balai mengeluarkan anggaran untuk pemeliharaan sudah pasti tidak segampang dan cepat itu mau keluarkan anggaran pemeliharaannya . ” Ujar I Wayan Suparta .

Akhirnya ada kesepakatan bersama kita yakni , meminta Perumdam Waemami mengurus ke Balai Besar Pompengan Jeneberang agar seluruh IPAM yang ada di Luwu Timur ini diserahkan ke Pemerintah Luwu Timur .

Kemudian Direktur Perumdam Waemami minta dukungan penuh dari Pemerintah Luwu Timur karena Perumdam Waemami akan berupaya meminta bantuan dana kepusat , karena untuk membangun sebuah IPAM yang baru anggarannya 15 Miliar.

”Komisi III DPRD Lutim bersama Direktur Perumdam Waemami ke Provisni Sulsel untuk membicarakan hal tersebut ke Balai Besar Pompengan Jeneberang . Mudah-mudahan pihak Balai bersedia menyerahkan semua IPAM tersebut ke Pemkab Luwu Timur . ” Ungkap I Wayan Suparta .

I Wayan Suparta juga menyesalkan kepada direktur PDAM yang sebelumnya kenapa IPAM ini tidak diperjuangkan menjadi aset Pemkab Lutim , karena semua daerah yang mengelola air bersih IPAM nya menjadi aset daerah .

Seperti IPAM yang ada di Burau yang tidak berfungsi , hal ini sangat disayangkan karena dengan anggaran miliaran rupiah IPAM tersebut tidak bisa dimanfaatkan, kondisinya saat ini sudah rusak .

Ini juga yang akan kami pertanyakan kepihak Balai Besar Pompengan -Jeneberang siapa tahu mereka punya anggaran pemeliharaannya agar IPAM tersebut bisa berfungsi .

Kami juga mengapresasi kerja-kerja Dirut Perumdam Waemami saat ini dengan segala keterbatasannya sudah melakukan upaya maksimal , untuk memberikan pelayanan agar air bisa mengalir kerumah-rumah pelanggan meski kadang harus ada gangguan . (***)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT