109 Mahasiswa Stikes Batara Guru Soroaka Diwisuda, Prof Jasruddin Doakan Tak Ada Jadi Honorer

Minggu, 14 November 2021 | 11:00 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM, MALILI – Stikes Batara Guru Soroaka menggelar rapat senat terbuka luar biasa wisuda ke-X S1 keperawatan dan DIII kebidanan, Minggu (14/11/2021).

    Dalam kegiatan ini, ada 109 mahasiswa yang diwisuda. DIII kebidanan 14 wisudawan dan S1 95 wisudawan.

    Wisuda berlangsung di Gedung Simpurusiang, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

    Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Andi Ara, Prof Dr H Suhardi M Anwar, Ketua Stikes Batara Soroaka, Saktiawati, M.Si, Apt dan civitas.

    Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah IX Sultanbatara, Prof Dr Jasruddin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli.

    Prof Jasruddin berterima kasih kepada ibu Saktiawati yang telah bekerja keras mengupayakan wisuda ini.

    Menurutnya, ini menunjukan adanya integritas dan kerja keras dari ibu Saktiawati dan dosen hingga wisuda ini berlangsung.

    Ia mengingatkan para wisudawan untuk bersyukur. “Kita bisa sarjana karna ada orang tua yang bekerja keras,” kata Prof Jasruddin.

    Prof Jasruddin mendoakan wisudawan bisa cepat diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

    “Mudah-mudahan setelah ini cepat diangkat jadi PNS. Atau bekerja di perushaaan dan gajinya lebih tinggi dari PNS,” katanya.

    Prof Jasruddin juga mendoakan agar wisudawan kelak karirnya bisa lebih baik.

    “Mudah-mudahan tidak ada wisudawan hari ini, tidak ada satupun yang diwisuda untuk menjadi tenaga honorer,” pesannya.

    Sekda Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemlab Luwu Timur.

    Tidak saja kata dia, karena kesehatan merupakan salah satu indikator dalam pengukuran angka indeks pembangunan manusia (IPM).

    “Namun juga karena kesehatan merupakan fasilitas dasar yang harus mampu dipenuhi pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

    Lebih lanjut, Bahri mengatakan untuk mengoptimalkan sektor kesehatan, tentu tidak bisa menjadi tanggungjawab pemerintah semata.

    Namun membutuhkan dukungan berbagai pihak termasuk sektor pendidikan seperti Stikes Batara Guru Soroaka yang telah bersama pemkab, memajukan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan di Luwu Timur.

    “Kontribusi Stikes Batara Guru Soroaka selama ini, telah banyak melahirkan alumni lulusan tenaga kesehatan profesional dan telah mengabdi di daerah ini,” ujar Bahri.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT