KABARLUTIM.COM, MALILI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur meluncurkan sistem pelayanan administrasi aplikasi Si Manis Desa.

Aplikasi ini dapat digunakan dengan mendownloadnya di play store dan login dengan nomor induk kependudukan (NIK) di e-KTP.

Lewat inovasi ini, DPMD Luwu Timur melakukan langkah strategis terhadap perubahan pelayanan administrasi yang berbasis internet, menggunakan teknologi aplikasi android.

Tujuannya untuk mewujudkan pelayanan masyarakat desa yang cepat, mudah, tepat dan biaya yang terjangkau disosialisasikan.

Sosialisasi aplikasi Si Manis dimulai pada Rabu, 6 April 2022, oleh Tim Kerja Rencana Aksi Perubahan PKN Tk II Angkatan V Tahun 2022 di 124 desa, 11 kecamatan.

Manfaatnya?

Lewat Si Manis Desa dapat memudahkan masyarakat Luwu Timur dengan berbagai macam latar belakang aktifitas dan pekerjaan.

Aplikasi Si Manis Desa masyarakat dapat meminta layanan administrasi masyarakat tanpa harus ke kantor desa.

“Bisa hanya melalui handphone android di tempat aktifitas atau pekerjaannya,” kata Kepala DPMD Luwu Timur, Halsen.

Masih sering dijumpai pelayanan kepada masyarakat masih menyita waktu bahkan terkadang tidak memiliki SOP yang jelas.

Sedangkan disisi lain, aktifitas sebagian masyarakat yang tidak memiliki waktu yang cukup untuk datang langsung ke kantor desa.

Baik itu, untuk mengurus kebutuhan akan administrasi-administrasi atau dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Adanya kendala jarak antara masyarakat dan pemerintah desa, kesibukan kepala desa dan aparat desa dalam melaksanakan tugas dalam bidang kemasyarakatan.

Disisi lain, kepala desa yang lebih banyak beraktifiras di luar kantor, tetap dapat memberi pelayanan kepada warganya, khususnya tanda tangan.

Sebab, notifikasi atau pemberitahuan layanan yang yang diperlukan warga terkirim ke handphone android kepala desa.

Jadi, tanda tangan pada jenis-jenis layanan administrasi masyarakat, dengan menggunakan tanda tangan digital atau biasa disebut dengan tanda tangan barcode.

Pada akhirnya dengan penerapan aplikasi Si Manis Desa dapat mewujudkan inovasi pelayanan administrasi dan informasi di desa melalui media aplikasi yang terpadu.

Kemudian menjadi agen perubahan dalam peningkatan pelayanan administrasi di desa dan melakukan kemitraan dengan berbagai stakeholder dan networking terkait dengan pelayanan administrasi di desa.

Menurut Halsen, kemajuan suatu desa ditentukan oleh bagaimana peran pemerintah desa untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Guna mewujudkan masyarakat yang berkembang dan sejahtera dengan meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan terhadap masyarakat.

Beberapa faktor variabel kualitas pelayanan pemerintah desa dilihat dari kecepatan, kemudahan, tepat waktu dan dengan biaya yang terjangkau.

Berita SebelumnyaKetua DPRD Luwu Timur, Aripin Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Budiman Sudah Perlihatkan Kinerja Bangun Daerah
Berita BerikutnyaJelang Idul Fitri, Pemkab Lutim Gelar Rakor Persiapan Pasar Murah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini