Aksi Tolak Anak Putus Sekolah Forum Anak Kenneng Wotu

Sabtu, 5 Februari 2022 | 09:04 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik

KABARLUTIM.COM, WOTU – Forum Anak Kenneng Kecamatan Wotu melaksanakan aksi tolak anak putus sekolah di SDN 122 Dauloloe, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Jumat, (4/2/2022).

Kepala Bidang Kesetaraan Gender Perlindungan Perempuan dan Anak, Julaeha Thalib hadir mewakili Bunda Forum Anak, Sufriyati.

Turut hadir perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Rahmawati Mas’ud, serta jajaran Dinas Sosial P3A.

Aksi ini bertujuan untuk mengurangi jumlah anak putus sekolah sekaligus merupakan salah satu isu yang sering terjadi di Kecamatan Wotu.

Kegiatan yang dilakukan oleh Forum Anak Kenneng Kecamatan Wotu mendapat apresiasi karena dapat mengurangi jumlah anak putus sekolah dan juga merupakan salah satu isu yang sering terjadi di Kecamatan Wotu.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender Perlindungan Perempuan dan Anak, Julaeha Thalib mengucapkan banyak terima kasih serta apresiasi kepada Program kerja Forum Anak Kenneng Kecamatan Wotu yang telah menggelar aksi tolak anak putus sekolah.

“Ini merupakan satu aksi tolak anak putus sekolah yang luar biasa dan patut di apresiasi dimana zaman sekarang adalah pentingnya pendidikan bagi anak-anak serta memperjuangkan hak anak yang dimiliki setiap anak untuk masa depannya kelak,” kata Julaeha

Julaeha berharap kedepannya orang tua dapat menyekolahkan anaknya sehingga tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah demi masa depan Kabupaten Luwu Timur.

Selain itu, Duta Anak Sulawesi Selatan, Riswan berharap semoga kedepannya akan lebih banyak lagi program-program dari Kabupaten Luwu Timur yang di fokuskan untuk menyebarkan informasi terkait hak dan kewajiban anak, serta inovasi-inovasi yang sekiranya dapat mengurangi isu-isu anak di Kabupaten Luwu Timur.

“Semoga dapat segera direalisasikan keinginan suara anak yang ada di Kabupaten Luwu Timur,” harap Riswan.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan bagi-bagi masker ke siswa siswi SDN 122 Dauloloe.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT