Distransnakerin Luwu Timur Latih Calon Industri Kecil dan Menengah, Begini Respon Bupati

Rabu, 1 September 2021 | 22:25 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik

KABARLUTIM.COM, MALILI – Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja dan Perindustrian (Distransnakerin) Luwu Timur melaksanakan pelatihan kepada 15 calon pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), Aula Kantor Camat Angkona, Selasa (31/8/2021).

Pelatihan pelaku usaha utusan Sentra IKM Solata Kecamatan Angkona, Tim Instrukturnya dari Agung Handicraf Jogjakarta.

Bupati Luwu Timur, Budiman mengapresiasi dan terima kasih kerjasama dan dukungan tim instruktur yang juga tenaga ahli dibidang furniture dan kerajinan kayu.

“Kegiatan ini bagaimana mengembangkan sentra industri kecil dan menengah sebagai salah satu pilar peningkatan perekonomian masyarakat Luwu Timur,” kata bupati.

Ini sesuai visi misi pembangunan daerah serta misi pengembangan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berjaringan luas.

Diharapkan pengembangan sentra IKM terus berkelanjutan dan menjadi salah satu pendukung pencapaian misi tersebut.

“Pelatihan bertujuan meningkatkan efektivitas pembinaan kepada IKM dan membangkitkan minat serta motivasi jiwa kewirausahaan bagi peserta pelatihan agar tetap berusaha,” ujarnya.

Ia berharap peserta dapat memanfaatkan dan mengikuti materi pelatihan ini agar dapat diterapkan pada usaha yang dimiliki. Sehingga usaha tersebut dapat berkembang dan berdampak pada peningkatan ekonomi.

Diharapkan hasil produksi dari kerajinan ini dapat dipasarkan sehingga proses hilirisasi industri ini berjalan sesuai yang diharapkan baik dari bahan baku hingga pemasaran produknya.

Sementara panitia pelaksana, Yonasti mengatakan, pelatihan Sentra IKM ini digelar hingga 4 September 2021. Dimana okus pada pembuatan furniture dan kerajinan kayu (Handicraf).

Tujuannya, kata Yonasti, untuk menambah wawasan serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha serta untuk mengasah keterampilan agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga ada nilai tambah ekonomis.

“Pelatihan ini juga sejalan dengan program kerja Dekranasda Luwu Timur dalam upaya peningkatan/pengembangan produk kerajinan Luwu Timur yang lebih bervariasi,” ujar Yonasti.

Pembukaan pelatihan ini juga dihadiri Kepala Dinas Transnakerin Luwu Timur, Aini Endis Anrika, dan Camat Angkona, I Ketut Irawan Budiarta. (Ikp)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT