DWP Luwu Timur Webinar Berkebun di Era New Normal Covid-19 untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Kamis, 15 April 2021 | 16:43 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM, MALILI – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat bekerjasama dengan Kementrian Pertanian RI menyelenggarakan Webinar bertema Berkebun di Era New Normal Covid-19 untuk Ketahanan Pangan Keluarga.

    Kegiatan digelar secara virtual dalam rangkaian peringatan Hari Kartini tahun 2021 ini, diikuti oleh Ketua DWP Luwu Timur, Masrah Bahri Suli beserta jajarannya, di ruangan Media Center Diskominfo Luwu Timur, Kamis (15/4/2021).

    Ketua Umum DWP, Erni Tjahjo Kumolo mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada kementrian pertanian, DWP Kementrian dan pengurus DWP pusat yang mengadakan webinar ini.

    “Semoga webinar ini memberikan manfaat yang luar biasa untuk kita semua,” harapnya.

    Erni menambahkan, saat ini krisis pangan mengancam Indonesia sebagai dampak pandemi covid-19.

    Namun, kondisi ini tidak serta-merta membuat masyarakat menjadi tidak produktif. Melainkan beragam aktivitas bisa dilakukan khususnya, yakni yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga.

    “Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun sayuran di pekarangan rumah, masyarakat perkotaan dapat memanfaatkan untuk membuat kebun komunitas dan kebun atap atau kebun vertikal,”

    Selain itu, pengembangan model urban farming di lahan terbatas juga dapat dilakukan, seperti hidroponik dan aquaponik, sehingga bisa dijadikan solusi pemenuhan pangan skala rumah tangga berbiaya murah dan mudah dilakukan,” jelas Erni Tjahjo.

    Webinar ini menghadirkan sejumlah pakar yang akan berbagi ilmu dan tips-tips bagaimana dan hal apa saja yang bisa dilakukan untuk menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di era new normal.

    Kegiatan ini ada tiga materi yaitu Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai solusi kesehatan pangan keluarga, microgreen sikecil alternative pangan kaya manfaatan dan edible flower sebagai pangan dan hiasan hidangan.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT