Pimpinan dan Anggota DPRD Luwu Timur jalani Vaksinasi Tahap II

Senin, 5 April 2021 | 09:45 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik

KABARLUTIM.COM,MALILI –– Setelah menjalani vaksinasi tahap pertama pada Senin (22/03/21) lalu, kini vaksinasi tahap II di DPRD Luwu Timur kembali digelar, di Gedung DPRD Luwu Timur, Senin (05/04/21).

Sebelum divaksin para anggota DPRD dan Staf DPRD terlebih dulu harus menjalani proses pemeriksaan mulai dari tekanan darah sampai pada suhu tubuh.

Bahkan mereka harus jujur menjawab pertanyaan mengenai ada tidaknya penyakit bawaan serta pernah menjalani perawatan Covid-19.

Saat pengukuran tekanan darah, tidak sedikit yang harus rehat sejenak supaya mendapatkan ukuran tekanan daerah yang normal (tidak tinggi/tidak rendah) atau masih dalam batas kewajaran.

Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur Usman Sadik sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi covid -19. Apresiasi ini beliau tunjukan dengan menjadi pasien pertama yang menjalani vaksinasi.

“kegiatan vaksinasi ini patutlah kita dukung dan kita berikan apresiasi yang baik. Tentunya kita dari DPRD juga instruksi untuk mengikuti program pemerintah melaksanakan vaksinasi untuk kita dan masyarakat ” kata Usman .

”Saya juga berharap kepada teman-teman anggota dewan yang belum melakukan vaksinasi agar bisa secepatnya melaksanakan vaksinasi, semoga dengan kegiatan vaksinasi ini wabah Corona segera berakhir,” lanjut Usman.

Terpisah, anggota DPRD Luwu Timur, Arifin dalam hal ini juga mengajak semua pihak untuk sama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman dan tidak mungkin memberikan penyakit kepada masyarakat.

“Vaksin ini aman, masyarakat jagan takut divaksin,” ujarnya.

Menurut Arifin, dampak pandemi Covid-19 bukan hanya meresahkan kesehatan masyarakat, namun berdampak pada ekonomi masyarakat.

Sehingga, kata Arifin, Pemerintah memberikan vaksinasi guna mencegah penyebaran dan penularan virus Covid-19.

“Ayok kita dukung vaksinasi ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Luwu Timur sendiri mendapatkan vaksin tahap pertama sebanyak 3.120 vaksin Sinovac. Adapun vaksin untuk tahap kedua sebanyak 2.400 atau 240 Vial.(***)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT