KNPI Luwu Timur Bakal Beri Pendampingan Hukum ke Masyarakat

Senin, 9 November 2020 | 16:32 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM, MALILI – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur akan fokus pada empat program jangka pendek pengurus periode 2019–2022.

    Itu sesuai hasil rapat pleno dipimpin Ketua KNPI Luwu Timur, Hendrik Amir. Hadir Sekretaris Aswaluddin dan sejumlah pengurusnya di Aula Binres, Kecamatan Tomoni pada Sabtu (7/11/2020).

    “Jadi program-program ini lah yang dianggap urgen (mendesak),” kata Hendrik Amir akrap disapa Enda, Senin (9/11/2020).

    Program tersebut yaitu pembentukan DPK KNPI sebagai upaya optimalisasi kelembagaan pengurus di tingkat kecamatan di 11 kecamatan.

    Pembentukan Lembaga Bantuan Hukum Dewan Pengurus Kabupaten (LBH-DPD KNPI).

    “LBH ini sebagai upaya penegakan hukum dari kepemudaan yang memiliki keahlian melalui pelatihan dan background pendidikan,” tuturnya.

    Selain itu, pembentukan Lembaga Tanggap Bencana Pemuda Dewan Pengurus Kabupaten (LTBP-DPD KNPI).

    Lembaga ini kata Enda sebagai upaya peningkatan fast respon dari kepemudaan yang memiliki keahlian melalui pelatihan dan background pengalaman bencana.

    Serta merumuskan kegiatan kepemudaan DPD KNPI Luwu Timur sebagai present pertama bidang pariwisata dan kebudayaan.

    “Ini dalam upaya optimalisasi potensi pariwisata dan kebudayaan yang ada di wilayah Luwu Timur,” katanya.

    Sebelumnya, Enda resmi dilantik sebagai Ketua KNPI Luwu Timur bersama pengurusnya di Aula Rujab Bupati Luwu Timur, Jl Andi Hasan Opu To Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili pada Kamis (22/10/2020).

    Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, Ketua KNPI Sulsel, Nurkanita dan Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas menyaksikan pelantikan tersebut.

    Sebagai informasi, Enda menjabat ketua hasil musyawarah daerah (Musda) KNPI ke-5, di Aula Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (26/12/2019) malam.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT