Groundbraeaking Twin Tower Makassar, Jayadi Nas Apresiasi Terobosan Gubernur Sulsel

Minggu, 8 November 2020 | 11:29 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM,MALILI-Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menekan tombol tanda dimulainya groundbraeaking pembangunan Twin Tower Makassar. Turut mendampingi Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Direktur Utama Perseroda PT. Sulsel Citra Indonesia, Taufik Fachruddin, Unsur Forkopimda Sulsel dan PT. Waskita Karya selaku pemegang proyek Twin Tower Makassar.

    Groundbraeaking Twin Tower Makassar itu juga disaksikan langsung Penjabat sementara (Pjs) Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, bersama 23 Kepala Daerah lainnya di Sulawesi Selatan di Kawasan Center Poin Of Indonesia Makassar, Sabtu (07/11/2020).

    Pembangunan Twin Tower Makassar ini dikerjasamakan PT. Sulsel Citra Indonesia dengan PT. Waskita Karya. Gedung kembar berlantai 36 ini nantinya akan menyatukan semua kantor Pemerintahan Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

    Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, gedung kembar ini akan menjadi gedung terintegrasi sebagai pusat pelayanan Pemerintahan. Ada pula kantor DPRD Sulsel dan ruang kantor untuk Bupati/Walikota Se Sulsel yang juga dilengkapi dengan fasilitas seperti mal, hotel dan restoran.

    Nurdin Abdullah juga mengatakan, apresiasi Presiden RI, Joko Widodo atas geliat pembangunan di Sulawesi Selatan meski ditengah Pandemi Covid-19. Bahkan Presiden juga menyatakan kesiapannya untuk membantu anggaran untuk kelancaran proses pembangunan Gedung Twin Tower.

    “Kita ingin membangun sinergitas antara dinas, membangun secara terintegrasi semua. Tetapi kita punya kantor jauh-jauhan semua, sementara kita punya peluang kita punya lahan di pinggir pantai ini sangat strategis untuk kita jadikan pusat Pemerintahan,” sebutnya.

    Lanjur Nurdin Abdullah, pembangunan gedung ini tidak menggunakan dana APBD maupun APBN tapi dengan sistem keyturn. Itu artinya, nanti bangunan ini selesai baru dibayarkan ke pihak PT. Waskita Karya. Gedung ini akan dibangun selama 18 bulan dengan anggaran pembangunan Rp. 1,9 triliun.

    “Nanti setelah selesai baru kita bayar. Itupun tenggang waktu 25 tahun,” jelas Nurdin.

    Dirinya menjelaskan bahwa, Kantor Gubernur yang ada saat ini, nantinya akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). “Yang lama itu jadi RTH, kita harapkan akan dinikmati masyarakat sekitar sana menjadi RTH, sehingga semakin banyak publik space yang akan kita miliki,” ungkap Nurdin.

    Sementara Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas mengatakan, patut disyukuri pembangunan gedung Twin Tower Makassar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai gedung kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD. Ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang diharapkan Gubernur Sulsel antar seluruh instansi Pemerintah untuk ditempatkan dalam satu lokasi sehingga lebih mudah dan cepat untuk berkoordinasi.

    “Intinya, kalau kita bersama atau kita bersatu segala yang kita kerjakan itu menjadi lebih baik. Karena itu, kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Gubernur Sulsel untuk menyatukan seluruh instansi dan memudahkan pelayanan bagi masyarakat. Semua hal ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan Sulawesi Selatan,” jelasnya.

    “Terima kasih Gubenur Sulsel, Bapak Nurdin Abdullah atas inovasi dan terobosannya untuk menciptakan peradaban baru di Sulawesi Selatan, dan selamat atas hari kelahirannya bertepatan dengan kegiatan groudbraeking ini,” tutupnya. (***)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT