Ketat Prokes Covid-19, Najamuddin Serap Aspirasi Warga Desa Harapan

Rabu, 4 November 2020 | 12:35 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • MALILI-KABARLUTIM.COM, Reses ke-3 masa sidang ke-2 tahun 2020 diadakan Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi Partai Golkar, di Desa Harapan Kecamatan Malili, Rabu (04/11/2020).

    Dihadiri puluhan masyarakat dari berbagai elemen, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh perempuan dan para pemuka agama di wilayah tersebut, kegiatan reses berlangsung dalam suasana protokol kesehatan.

    Warga yang datang diwajibkan memakai masker yang telah disediakan oleh panitia secara gratis dan tetap menjaga jarak.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa (Kades) Harapan, Mustakim mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin yang telah memilih reses di desanya.

    ” Ini kebanggaan bercampur kebahagiaan bagi kami karena dalam reses ini nantinya kami dapat menyampaikan aspirasi dan usulan kami untuk kemudian ditindaklanjuti. Dan kepada masyarakat, silahkan sampaikan usulannya terkait pembangunan di Desa Harapan ini,” Ujar Mustakim

    Dalam arahannya, Najamuddin mengungkapkan kalau reses atau temu konstituen merupakan kewajiban tiap anggota DPRD dalam rangka memberikan laporan terhadap perkembangan pembangunan suatu wilayah dan tentunya kembali menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian dituangkan dalam pokok-poko pikiran anggota dewan

    ” Silahkan ki’ semua disesi dialog nanti kita berbincang terkait pembangunan. Apa yang sudah terlaksana namun memerlukan penyempurnaan dan apa yang sama sekali belum terbangun yang itu sifatnya urgent dan menyangkut kepentingan orang banyak,” Tuturnya

    Hanya saja, lanjutnya di anggaran tahun 2020 ini ada beberapa proyek pembangunan yang sudah masuk di Desa Harapan dan Desa Pasi-Pasi itu ditarik kembali karena kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Luwu Timur

    ” Masyarakat Desa Harapan dan desa tetangga Desa Pasi-Pasi ini, saya memohon maaf karena ada beberapa proyek pembangunan yang tertunda di tahun 2020 ini. Bukan mau saya, namun itu menjadi kebijakan daerah dan tentunya instruksi pemerintah pusat untuk memangkas anggaran pembangunan dan dialihkan ke penanganan Covid-19 ini. Makanya diperlukan peran serta dari kita semua untuk memerangi Covid-19 ini agar kedepan geliat pembangunan kembali normal seperti sedia kala,” Katanya

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT