Dekranasda Luwu Timur Ikut Musyawarah Nasional Via Virtual, Bahas Digitalisasi Pasar Kerajinan

Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:07 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTI.COM, MALILI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Luwu Timur Puspawati Husler mengikuti Musyawarah Nasional Dekranas secara virtual di Aula Rujab Bupati Luwu Timur, Rabu (19/8/2020).

    Musnas bertema “Segi Positif Pandemi Covid-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4.0” dilaksanakan Deskranas Pusat Indonesia serta diikuti berbagai provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia.

    Kegiatan bertajuk “Bangga Dengan Buatan Indonesia” ini, untuk menunjukkan kerajinan yang ada, serta menarik perhatian dan mewariskan kepada anak milenial.

    Serta Deskranas pusat menunjukkan sisi dan misi yang akan dilakukan selama masa pandemi covid-19.

    Ketua Harian Dekranas Pusat Indonesia, Tri Tito Karnavian dalam laporannya membahas mengenai kerajinan Indonesia dan juga tentang perkembangannya.

    Dekranas, lanjutnya, selalu berjalan sesuai dengan kebijakkan pemerintah, yang secara berkesinambungan dengan mengembangkan kerajinan Indonesia dengan mendorong implementasi industry 4.0.

    Dengan digitalisasi pasar kerajinan, dengan melangsungkan agenda-agenda pasaran pada tahun 2020 yang akan dijalankan sesuai misi dan program kerja dekranas tahun 2020 yang bertajuk “Bangga dengan buatan Indonesia.

    “Semoga apa yang kita inginkan dan kita lakukan bisa tercapai selama masa pandemi covid-19, dan juga semoga ini bisa menjadi acuan bagi kita,” harapnya.

    Sementara Ketua Umum Dekranas, Wury Ma’ruf Amin mengatakan bahwa, tema ini diangkat karena sangat kontekstual dan relevan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19.

    “Saat ini Covid-19 menghalangi aktifitas masyarakat. Hal inilah yang membawa langsung sektor kerajinan dan mengembangkan buatan Indonesia.

    Jadi kita bisa manfaatkan inovasi dengan kerajinan dan mendorong pasar digital kita dan juga kita dapat memanfaatkan teknologi yang ada untuk bisa kita kembangkan,” kunci Wury.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT