Bupati Luwu Timur Tinjau SD Buntu Lumu Kondisinya Memprihatinkan di Wilayah Terpencil

Senin, 22 Juni 2020 | 09:09 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM, BURAU – SD Buntu Lumu, Desa Batu Putih, Kecamatan Burau dikunjungi Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler bersama Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur La Besse, Minggu (21/6/2020).

    SD Buntu Lumu punya 20 murid dengan dua tenaga guru adalah kelas jauh SDN 107 Lagego. Lokasinya di area perbukitan.

    Jalan menuju sekolah cukup terjal, belum diaspal dan berlumpur dengan jarak tempuh kurang lebih 9 km dari jalan poros.

    Tiba di sekolah, Husler disambut relawan gabungan peduli pendidikan dari berbagai komunitas pemuda di Kecamatan Burau.

    Atap sekolah sudah banyak yang bocor dan lantainya masih beralas tanah.

    Relawan pemuda di lokasi membantu mengecat sekolah dan mobiler sekolah dengan upaya semampunya.

    “Terima kasih dan apresiasi saya untuk para relawan,” kata Husler.

    Husler memerintahkan agar Kepala Dinas Pendidikan agar memperbaiki sekolah ini.

    “Saya minta benahi sekolah ini. Bantu perbaiki agar suasana belajar murid bisa lebih nyaman,” kata Husler.

    La Besse mengatakan, SD Buntu Lumu ini akan dipindahkan dari lokasinya saat ini karena lokasinya rawan longsor.

    Rencananya, kata La Besse, SD Buntu Lumu akan dibangun ulang dengan bangunan sekolah semi permanen yang lebih layak dan berada dilokasi yang lebih aman.

    “Paling lambat tahun depan akan kita mulai pembangunannya,” ungkap La Besse.

    Dua orang guru digaji dari dana bantuan operasional sekolah yang ditambah tunjangan wilayah terpencil.

    “Kurang lebih Rp 1.700.000 yang diterima oleh masing-masing guru tersebut,” jelasnya.

    Ikut dalam rombongan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Halsen, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukarti, Plt. Kepala Dinas Pu, Syahrir, Camat Burau, Sukri, dan Camat Tomoni Timur, Zulkifli.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT