Jalan Menuju Mahalona Berkubang Lumpur Saat Hujan , Berdebu Saat Musim Kemarau

Jumat, 19 Juni 2020 | 17:24 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM, TOWUTI– Jalan menuju Mahalona , Kecamatan Towuti, Luwu Timur masih berupa tanah liat, sehingga sangat sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan.

    Kondisi jalan yang belum permanen itu menghubungkan 5 Desa di Wilayah itu. yaitu Desa Pekaloa , Desa Tole, Desa Libukang mandiri, Desa Buangin serta Desa Kalosi.

    Warga yang melintas dijalan itu mengeluhkan dengan kondisi jalan rusak parah, jalanya berlubang dan berkubang.

    “Ditambah hujan, kondisi jalan lebih parah, mobil yang melintas juga ikut terjebak,” Kata Iksan salah satu Warga Mahalona kepada Wartawan Jumat 19 Juni 2020 kemarin

    Dikatakan Iksan, Kondisi jalan ini sudah berlangsung lama, dan sebelumnya selalu diperbaiki oleh warga mahalona sendiri agar bisa dilalui.

    Dia mengatakan, warga harus berinisiatif memperbaikia jalan yang rusak parah, agar bisa dilewati.

    Bahkan Kata iksan, Jalan parah itu berada di tanjakan Benu yang titik paling rawan.

    “Panjangya kira-kira 200 meter,
    Kalau yang belum di aspal beton sekitar 6 km,”Tandas Iksan

    Menurut Iksan, Jalan Rusak itu juga sebenarya diakibatkan Mobil Truk yang bermuatan berat.

    “Mobil truk muat kayu sama muat gabah yang lewat, tapi kondisi jalan yang tidak bagus , semua mobil truck yang angkutan berat di kurangi muatanya,”terang iksan

    Iksan menambahkan , dengan Kondisi jalan berlumpur dan berkubang itu , membuat warga di lima desa tersebut kesulitan khususnya dalam mengangkut hasil perkebunan menuju pusat perkotaan.

    “Kami disini (warga) yang merasakan kesulitan akses jalan seperti ini, kami minta pihak Pemerintah agar memperhatikan jalan tersebut”tutupnya.(***)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT