Video Call Cara Bupati Lutim Semangati Warganya yang Karantina di Makassar

Sabtu, 16 Mei 2020 | 21:45 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM, MALILI – Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler terus mendoakan dan memberi dukungan moral bagi warganya yang tengah karantina karena terjangkit virus corona atau Covid-19.

    Dukungan tersebut diperoleh Bidan Mangkutana, DW (30) yang saat ini sedang karantina di Hotel Swiss Bell, Makassar. DW tengah menjalani ujian, saat sedang hamil tua, ia terjangkit dan dinyatakan positif corona.

    Di Rujab Bupati Luwu Timur, Jumat (15/5/2020) malam, Husler menghubungi DW lewat video call. Husler ngobrol dengan DW dan beberapa kali keluar tawa lepas dari keduanya.

    “Apa kabar bu, tetap semangat menjalani masa karantinanya, Insya Allah kami disini akan terus memantau perkembangan ta disana,”

    “Tetap patuhi protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan, sehingga bisa kembali aktifitas seperti biasanya,” kata Husler.

    DW yang mengenakan masker tampak segar dan bersemangat lewat layar handphone saat sedang mengobrol dengan bupati.

    Dalam percakapan itu, Husler banyak menanyakan kondisi kesehatan serta berbagai hal kepada DW selama menjalani masa karantina.

    DW bersama belasan warga Luwu Timur dibawa ke Hotel Swiss Bell Makassar untuk menjalani karantina pada Rabu (13/5/2020) malam.

    “Selalu ki jaga kondisi tubuh serta banyak istirahat. Kita disini mendoakan semoga persalinan berjalan lancar dan tanpa kendala,” kata Husler.

    DW pun berterima kasih kepada Bupati Luwu Timur yang sudah peduli kepada dirinya.”Terima kasih aji untuk doa dan semangatnya, saya tidak sangka pak bupati menghubungi saya,” katanya.

    DW mengatakan pelayanan di tempat karantina sangat baik, suasananya juga nyaman dan menyenangkan.

    Husler juga memerintahkan Plt Dinas Kesehatan, Rosmini Pandin selalu memantau kondisi pasien Covid Luwu Timur yang menjalani karantina di Makassar.

    “Meski jauh kita tetap harus tahu perkembangan mereka setiap saat, pantau terus jangan sampai ada yang dilewatkan,” kata Husler.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT