Berada Dilevel Tertinggi dan Raih Dua Sertifikat Dari BPKP, Husler Ucapakan Terima Kasih Buat ASN

Selasa, 17 Maret 2020 | 23:22 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM,MALILI- Kerja Keras segenap ASN di Kabupaten Luwu Timur dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik membuahkan hasil. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) Perwakilan Provinsi Sulsel menghadiahkan Luwu Timur langsung dua Sertifikat atas keberhasilan tersebut.

    Kedua penghargaan tersebut yakni, Penghargaan untuk Kabupaten Luwu Timur atas Prestasinya dalam pencapaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Level -3 dan Penghargaan Kapabelitas APIP Level -3 untuk Inspektorat Kabupaten Luwu Timur.

    Penyerahan sertifikat ini di berikan langsung Kepala BPK Perwakilan Prov.Sulsel, Arman Sahri Harahap kepada Bupati Luwu Timur H. M. Thoriq Husler pada acara Sosialisasi Pelaksanaan Aplikasi Simda Integrasi Tahun 2021 Di Gedung Simpurusiang Malili, Senin (16/03/2020).

    Menurut Arman, Level Tiga ini sudah terbilang level tinggi, karena secara Nasional seluruh daerah baru capai level tiga.

    “Kelebihan Luwu Timur sudah menerapkan Integrasi secara online, ini yang pertama di Sulsel, Jadi sisa selangkah lagi Luwu Timur bisa naik ke level empat dari enam. Level yang di tetapkan ” Ungkap Arman.

    Sejak dicanangkan program ini 2014 silam, di Sulsel baru ada enam daerah yang berhasil capai level tiga ini. Satu dari enam itu Luwu Timur. Dengan demikian Insfektorat Luwu Timur tidak hanya melakukan pengawasan yang baik tapi sudah bisa jadi konsultan untuk mencegah pemerintah daerah untuk melanggar hukum dalam tata kelola keuangan daerah.

    Melihat capaian ini Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler mengaku bersyukur dan bangga atas prestasi tersebut. Tentunya penghargaan ini sebagai motivasi kita untuk naik level lagi.

    ” Saya harap kita tidak merasa puas dulu ditetapkan pada level tiga. Tapi pantas untuk di syukuri karena hasil kerja kita bersama membuahkan hasil terbaik untuk Luwu Timur ” Kata Husler

    Menurut Husler, Aplikasi Simda yang terintegrasi ini merupakan bimbingan dan pembinaan dari BPKP, karena kita kerap berkonsultasi dengan BPK.

    Berkat kerjasama ini APIP Luwu Timur bisa dikaloborasikan dengan SPIP, dan inilah yang kita terapkan dalam sistem tata kelola pemerintahan untuk mewujudkan pemerintahan yang kuat dan bersih.

    Terkait Sosialisasi Simda Bupati Luwu Timur mengucapkan dukungan dan komitmen BPKP yang senantiasa memfasilitasi konsultasi dan bimbingan dalam mengimplilementasikan Aplikasi Simda, aplikasi tersebut telah turut membantu memperbaiki sistem pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

    “Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan BPKP dalam hal pengelolaan keuangan (SIMDA Keuangan), sudah terjalin selama beberapa tahun, ini merupakan bukti bahwa BPKP selalu hadir dalam mendampingi Pemerintah Daerah. Hal ini tentunya sesuai dengan tugas BPKP dalam melaksanakan fungsi assurance dan consulting dalam pengawasan program dan kebijakan pemerintah daerah” tutur Husler.

    Menurut Husler Penerapan aplikasi Simda integrated, BPKP telah membantu pemerintah daerah dalam hal menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang berkualitas dan akuntabel olehnya itu dukungan, bimbingan dan kerjasama dengan BPKP dalam penerapan aplikasi ini harus terus terus ditindaklanjuti.

    “Semoga kegiatan tidak hanya sebatas sosialisasi saja sehingga penerapan aplikasi ini nantinya akan lebih efektif dan efisien” kata Hualer menutup sambutannya. (*)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT