Jelang Pilkada Luwu Timur, Polres Luwu Timur Simulasi Pengamanan Dalam Kota

Rabu, 11 Maret 2020 | 17:10 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM,MALILI- Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur bersama TNI dan instansi terkait melakukan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada 2020.

    Gelar Pasukan ini sebagai bentuk kesiapan Polres Lutim,TNI dan Pemerintah Luwu Timur untuk mengamankan Pilkada agar berjalan aman,sejuk dan kondusif . Gelar Pasukan ini dipimpin oleh AKBP Indratmoko di Lapangan Merdeka Malili, Selasa (10/03/2020 ).

    Menurut Indratmoko, untuk mengamankan Pilkada Serentak khususnya di Luwu Timur , semua unsur yang dianggap penting dilibatkan, sudah dimasukkan dalam regu pengamanan Pilkada.

    Kekuatan personil yang dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan Pilkada Lutim sebanyak 250 personil. Yang terdiri
    dari Personil Polres Lutim, TNI,Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD Lutim, Damkar dan Dinas Kesehatan.

    Strategi yang akan digunakan dalam pengamanan Pilkada Lutim nanti adalah Strategi Pengamanan Kota ( Sispam Kota ) . Hal ini akan disimulasikan setelah Gelar Pasukan usai dilaksanakan.

    Dikatakan Perwira 2 melati dipundaknya itu, Simulasi Pengamanan Dalam Kota (Sispam) merupakan upaya dalam menghadapi situasi terburuk dalam rangkaian perhelatan kepala daerah 2020 .

    “Untuk itu saya mengharapkan dukungan semua pihak elemen masyarakat, untuk mewujudkan Pemilu Kada yang sejuk damai
    dan kondusif . ” Ujar Indratmoko.

    Ditambahkan Indratmoko, Dengan terselenggaranya acara ini kita semakin kuat dalam menghadapi Pilkada serentak Th 2020.

    Gelar Pasukan ini di hadiri Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, hadir Pula Pabung 1403 SWG, Mayor Inf. Martinus Pagasing, Komisioner KPU Lutim, Komisioner Bawaslu, pihak Kejaksaan Negeri Malili, dan segenap personil Polres Lutim.

    Sebelumnya, Polres Luwu Timur juga mengelar Simulasi Pengamanan di KPU, dalam Simulasi itu digambarkan adanya Penolakan hasil keputusan rapat pleno KPUD Lutim oleh sekelompok massa pendukung salah satu calon tidak menerima hasil keputusan KPU Lutim dan meminta KPU melakukan pemilihan ulang.(*)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT