Uang Palsu Beredar di Luwu Timur, Pedagang Ikan Asin di Malili Jadi Korban Rp 2 Juta

Kamis, 30 Januari 2020 | 18:06 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM,MALILI-

    Warga Desa Wewangriu, Kecamatan Malili mendapati uang Palsu beredar di Luwu Timur.

    Di ketahui uang palsu yang beredar dan di dapati warga tersebut merupakan pecahan uang 100 ribu Rupiah.

    Tampak ciri-ciri Uang tersebut terbuat dari bahan kertas jenis HVS, dan tidak menampakkan gambar saat di terawang seperti Uang 100 Ribu pada umumnya.

    Welistati, warga Dusun Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur yang mendapati uang diduga Palsu pecahan Rp 100 ribu itu.

    Welistati yang merupakan pedagang ikan asin itu mangaku menjadi korban, ia baru mengetahui uang itu palsu setelah membelanjakan Uang tersebut di Pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Malili ,Kamis 30/01/2020. Pagi.

    “Saya pakai itu uang untuk beli ikan dipedagang yang ada di Pelabuhan , Ikan itu kemudian saya jadikan ikan Asin,”kata Welistati

    Kemudian, Lanjut tati , saat membayar kerekanya sesama pedagang ikan , uang saya dikembalikan, katanya uang saya palsu.

    “Saya tidak tau kalau itu uang palsu, nanti sama penjual ikan itu bilangya uangta itu uang palsu”katanya

    Sebelumnya , Kata Welistati , dirinya pernah melakukan transaksi jual beli ikan asin dengan salah seorang warga yang membeli ikan miliknya dengan Harga Rp 2 juta, dengan pecahan uang Rp 100 ribu.”Itu kemarin (Rabu 29/01/2020) saya transaksi sama yang beli ikan itu , saya tidak tau itu orang “Katanya.

    Dikatakanya , Uang yang di duga palsu tersebut yang di gunakan di TPI merupakan salah satu uang hasil harga ikan kemarin Rp 2 juta.

    “dan setelah di periksa memang tidak ada gambar saat uang tersebut di terawang.” Tutupnya.(*)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT