Kedai Kopi 28 Wotu Gelar Ngopi Bareng Bupati Luwu Timur

Minggu, 27 Oktober 2019 | 11:11 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • WOTU,KABARLUTIM.com- Kedai Kopi 28 bersama Komunitas Senam Kaballo dan Karang Taruna Olitau menggelar rangkaian kegiatan menyambut Sumpah Pemuda dengan tema “Satu Tanah Air, Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia” yang dipusatkan di halaman Rumah Adat Wotu Desa Arolipu Kecamatan Wotu, Minggu (27/10/2019).

    Acara yang dikemas ngopi bareng Bupati Luwu Timur ini berlangsung semarak. Selain ngopi juga dirangkaikan dengan senam bersama dan pentas seni. Turut hadir mendampingi Anggota DPRD, Heriyanti Harun, Tokoh masyarakat Wotu, Dr Sartian, Kadis Pertanian Muharif, Sekdis Pertanian Amrullah, Kabag Perlengkapan, Saenal dan Camat Wotu Irawan Ali.

    Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler memberikan apresiasi atas kegiatan Ngopi bareng ini. Apalagi ini dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya Pemuda harus didukung dan diberikan ruang agar bisa berkarya untuk masyarakat dan pembangunan daerah.

    ” saya apresiasi kegiatan pemuda ini. Kita harus berikan ruang agar pemuda bisa berperan. Pemuda Wotu memang sangat kreatif. Saya percaya melalui kegiatan positif seperti ini akan menjauhkan pemuda kita dari perilaku negatif” tambahnya.

    Orang nomor satu di Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini juga mengatakan bahwa kemajuan wilayah Wotu sudah semakin terlihat. Baik itu pembangunan infastruktur maupun kualitas SDM di Wilayah ini. Hal ini terbukti dengan banyaknya Anggota DPRD dari wilayah ini yang lolos dari Dapil ini.

    Sementara Owner Kedai Kopi 28 Asrul yang lebih akrab disapa Ancolu Batman mengatakan kegiatan ini dalam rangka Hari Sumpah Pemuda sekaligus juga menyambut Hari Jadi Kedai 28 yang memang rutin dilakukan setiap tahun dengan kegiatan yang berbeda.

    “semangat sumpah pemuda kami jadikan spirit untuk menggugah para pemuda agar terus berkarya dan jangan hanya menjadi benalu. Semangat pemuda harus bisa berkarya dan jangan hanya jadi pekerja. Kalau bisa berusaha kenapa harus jadi pekerja, jadi pemilik usaha lebih baik. Meski dimulai dari usaha yang kecil dulu” jelasnya.

    Lanjut Ancolu, semangat sumpah pemuda harus tertanam dalam jiwa. Menurutnya pemuda harus menjadi penggerak utama pembangunan. ” siap atau tidak kedepan, generasi muda akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Olehnya itu pemuda harus siap untuk melakukan berbagai hal untuk kemajuan bangsa” tutupnya. (Ikp/klc)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT