Amran Syam “Oppo” Jadi Ketua DPRD Luwu Timur

Rabu, 18 September 2019 | 09:15 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM,MALILI- Amran Syam kembali menduduki kursi pimpinan sebagai Ketua DPRD Luwu Timur untuk masa bakti 2019-2024.

    Amran tercatat kali kedua jadi Pimpin DPRD Luwu Timur yang sebelumnya juga menduduki kursi Ketua DPRD Luwu Timur sejak periode 2014-2019.

    Amran terpilih jadi Anggota DPRD pada pileg 2019 lalu melalui Partai Golkar dari Dapil IV meliputi Kecamatan Nuha, Towuti dan Wasuponda meraup perolehan 3.891 suara.

    Amran mengaku sudah menerima SK sebagai pimpinan Ketua DPRD Luwu Timur yang diserhakan langsung Ketua DPP Golkar, Airlangga Hartarto.

    “SK tersebut diterima dari Ketua DPP Golkar, Airlangga Hartarto di The Ritz-Carlton Jakarta pada 14 September 2019 lalu,”kata Amran Kepada Wartawan Rabu 18 September 2019.

    Dikatakan Abang sapaan akrabnya , bahwa Di hotel itu juga dilakukan penyerahan dan penetapan ketua dan wakil ketua pimpinan DPRD definitif seluruh Indonesia.

    “Sudah penyerahan, langsung Ketua Umum Golkar Bapak Airlangga Hartarto yang serahkan pada saat silaturahmi dan konsolidasi di Ritz-Carlton Jakarta,” tandas Amran

    Selain Kursi Ketua DPRD Luwu Timur yang milik Partai Golkar , Sesuai Perolehan Suara di empat dapil meraup total 33.088 suara di Luwu Timur hasil Pemilu 2019.

    Partai Besutan surya Paloh juga masih mempertahankan Kursi sebagai ketua 1 DPRD Luwu Timur dengan perolehan 22.437 suara di empat Dapil. Kursi wakil ketua 1 DPRD sebelumnya di duduki H M.Siddiq BM dari periode 2014-2019, hanya saja untuk priode selanjutnya belum ada nama pimpinan yang ditunjuk menduduki Kursi tersebut.

    Sementara Kursi Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur saat ini dimiliki Gerindra diduduki Aris Situmorang periode 2014-2019 diprediksi beralih ke PAN untuk periode 2019-2024.

    Perolehan suara Gerindra di empat dapil hanya meraup 14.829 atau kalah dari PAN dengan perolehan 18.160 suara.(klc)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT