Pantau Banjir di Mahalona, Husler Instruksikan Dinas PU Bangun Jembatan Alternatif

Rabu, 12 Juni 2019 | 13:41 WITA
KabarLutim.com | Luwu Timur dalam Satu Klik
  • KABARLUTIM.COM- Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Mahalona Kecamatan Towuti beberapa hari lalu, mengakibatkan sungai Ballawai atau Lampesue meluap hingga menyebabkan beberapa jembatan diwilayah tersebut ambruk terseret arus sungai.

    Ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan jalur akses warga di Desa Mahalona tepatnya di satuan pemukiman (SP) 4 dan SP 5 terputus. Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang melakukan Peninjauan di lokasi Banjir langsung melihat jembatan yang Amburk di terjang banjir.

    Husler terlihat di Dampingi seluruh kepala OPD , Camat Towuti Alimuddin Nasir, Managemen PT. Vale Indonesia dan beberapa Kades di wilayah Mahalona. Husler juga menyempatkan menyebrangi sungai ballawai yang cukup deras menggunakan perahu karet dibantu tim BPBD yang telah siaga dilokasi tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Husler mengintrusikan Dinas terkait untuk membangun Jembatan Alternatif.

    “Saya telah instruksikan kadis terkait dalam hal ini Dinas PU untuk sesegera mungkin membangun jembatan alternatif agar bisa dilalui warga. Minimal jembatan yang bisa dilalui kendaraan bermotor dulu,” kata Husler

    Selain mematau lokasi ambruknya jembatan, Husler juga memantau langsung lokasi lahan seluas kurang lebih 267 hektar yang belum di garap.

    Ia meminta agar Dinas Pertanian segera memprioritaskan untuk melakukan cetak sawah bagi warga di lokasi SP 4 ini.

    “Usahakan bisa segera diprioritaskan cetak sawah warga ini. Apalagi lokasinya sudah tersedia dan layak untuk di cetak. Harapan kita warga bisa segera memanfaatkan lahan tersebut nantinya,” jelas Husler

    Sementara Kepala Dinas Pertanian, Muharif mengatakan, sesuai arahan bapak Bupati, pihaknya berencana akan menggarap cetak sawah seluas 100 hektar diwilayah tersebut. “Kita upayakan paling lambat tahun depan cetak sawah 100 hektar sudah bisa dilakukan,” jelasnya.(Redaksi/ KL)

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT